Pedagang Nasi Goreng di Tangerang Pilih Ikut Temannya Jadi Maling Motor
Seorang penjual nasi goreng keliling, Arohmanul Bais (26), beralih menjadi maling motor setelah terhasut bujukan temannya, Dendy.
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Seorang penjual nasi goreng keliling, Arohmanul Bais (26), beralih menjadi maling motor setelah terhasut bujukan temannya, Dendy.
Modus pelaku dalam melancarkan aksinya dengan berjualan nasi goreng.
"Diajak teman, iya Dendy," ujar Bais saat ditanyai Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, ketika gelar ekspos kasus pencurian itu di Mapolres Tangsel, Senin (7/1/2019).
Baca: Ketika Adik Atta Halilintar Pamer Penthouse Mewah Bertarif Rp 67 Juta per Malam
Dalam menjalankan modusnya sebagai penjual nasi goreng, Bais mengaku memang bisa memasak.
Namun, Bais mengaku pendapatan dari hasil jualan nasi goreng tidak cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
Ia menjual nasi goreng seharga Rp 12 ribu per porsinya.
"Karena enggak cukup," ujar Bais.
Baca: Hanifan Atlet Pencak Silat yang Peluk Prabowo dan Jokowi Menikah, Acara Resepsi Dihadiri Presiden
Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Bais dan Dendy sudah lima kali menjalankan aksinya.
Igda menjual motor curian itu dengan cara dipreteli dan dijual secara online melalui Facebook.
Dari lima aksinya, polisi berhasil mengamankan tiga motor, dengan satu motor sudah dipreteli.
Bais dijerat pasal 363 KUHPidana, tentang pencurian dengan pemberatan, dan terancam hukuman tujuh tahun penjara.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Tukang Nasi Goreng Jadi Maling Motor, Mengaku Bisa Masak Tapi Penghasilan Tak Cukup Biayai Hidup
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/barang-bukti-gerobak-nasi-goreng.jpg)