Komite Seni Budaya Nusantara Fokus Promosikan Seni Budaya Nusantara

Seni Budaya Nusantara (KSBN) yang merayakan HUT keduanya di Museum Indonesia TMII, Jakarta menjadi langkah KSBN menyongsong masa depan lebih baik.

Komite Seni Budaya Nusantara Fokus Promosikan Seni Budaya Nusantara
ist
Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim dan Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji (kanan) 

Ketua Umum KSBN ini menambahkan bahwa peringatan 500 Tahun Napak Tilas Magelhaens nanti juga akan menjadi momen pertukaran kebudayaan 12 negara anggota GNMC.

Sebab, 265 kru di tiga kapal yang mengikuti Napak Tilas Magelhaens itu akan menyajikan seni budaya masing-masing saat 40 hari berada di Indonesia. Bahkan, pada momentum itu, KSBN juga akan memperjuangkan Bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa internasional.

“Semua itu akan diujicobakan saat pertemuan di Jakarta dan Tidore nanti. Para anggota GNMC akan belajar seni budaya Maluku Utara yang akan dipertunjukkan saat tiba di Indonesia. Sementara masyarakat Maluku Utara akan membawakan tarian Spanyol sebagai bentuk penghormatan kepada rombongan,” jelas Hendardji.

Pentas seni yang disajikan pada meeting anggota GMNC maupun saat peringatan Circumnavigation Magelhaens nanti akan disimulasikan saat HUT Ke-2 KSBN.

Salah satunya penampilan tarian Medley Folklore Nusantara yang menggabungkan tarian nusantara dengan tarian mancanegara.

“Makanya, bagi kami HUT Ke-2 KSBN ini akan sangat berarti. Sebab, ini menjadi bagian pematangan rencana besar Indonesia menyambut peringatan Circumnavigation Magelhaens,” tutur Hendardji.

Sementara Wali Kota Tidore Kepalauan Ali Ibrahim mengatakan, peringatan 500 tahun Magellan Elcano (2019-2021) merupakan momentum penting dan strategis bagi Pemda Kota Tidore Kepulauan dalam mengkonsolidasikan dan mendorong kerja sama program/kegiatan dan dukungan anggaran untuk percepatan pembangunan daerah dalam bidang sejarah, budaya, pariwisata, ilmu pengetahuan, teknologi, infrastruktur, dan ekonomi sesuai Visi Misi Pemerintah Daerah.

Karena itu, Pemerintah Kota akan terus mempersiapkan diri menyongsong event tersebut. Sebab, menurutnya hal itu sangat penting bagi promosi Indonesia, khususnya Kota Tidore.

“Dengan event itu, kita bisa memproromosikan potensi yang dimiliki Indonesia sebagai negara maritim (global promotion). Juga, terjalinnya peningkatan hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan negara anggota Jaringan Global Kota Magellan dalam bidang perdagangan, pariwisata, investasi (Maritime Fulcrum),” papar Ali.

Selain itu, dengan keikutsertaan RI dalam peringatan itu maka ini akan menjadi tersusunnya konsep Indo-Pasific sebagai Platform untuk mempromosikan potensi ekonomi, sosial-budaya dan pariwisata Indonesia; Kepulauan Maluku (Tidore dan Ternate) serta Penguatan kerja sama di bidang ekonomi, teknologi dan ilmu pengetahuan dengan negara-negara anggota GNMC; termasuk 3 negara Uni Eropa: Portugal, Spanyol, dan Italia

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved