Pengedar Ekstasi Dalam Bungkus Makanan Ringan Jaringan Malaysia Kerap Berpindah Hotel

Dari pengungkapan itu polisi mengamankan tiga tersangka yaitu YT dan DO seorang warga Indonesia, dan G yang merupakan warga negara Malaysia.

Pengedar Ekstasi Dalam Bungkus Makanan Ringan Jaringan Malaysia Kerap Berpindah Hotel
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga pengedar narkoba jenis pil ekstasi yakni YT (34), DO (34) dan seorang warga negara Malaysia berinisial G. 

Laporan Reporter Warta Kota, Joko Supriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat terus berupaya melakukan pendalaman terkait pengungkapan kasus penyelundupan dan peredaran narkotika jenis ekstasi jaringan Malaysia-indonesia.

Dari pengungkapan itu polisi mengamankan tiga tersangka yaitu YT dan DO seorang warga Indonesia, dan G yang merupakan warga negara Malaysia.

Kanit II Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Maulana Mukarom mengatakan sebelum kasus ini terungkap, pihaknya mengaku telah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi untuk membekuk para pelaku.

 "Kami pelajari dulu polanya, setela diketahui pola yang dilakukan jaringan tersangka ini memang seperti itu. Yakni memasukkan ekstasi dan mencampurnya ke dalam kemasan makanan ringan, kata AKP Maulana, Minggu (24/3/2019).

Menurut Maulana, saat melakukan penangkapan tidak ada kesulitan untuk menemukannya. Meskipun barang bukti tersebut sudah disimpan para tersangka dalam kemasan makanan ringan.

Baca: Warga Pasar Kemis Dianiayai 5 Debt Collector karena Tunggakan Cicilan Motor, Satu Ditangkap Polisi

Barang bukti yang sudah dikemas dalam makanan ringan berupa keripik kentang telur asin bermerek boss Salted Egg Chips ini sudah di simpan di dalam sebuah koper yang tutupi dengan pakaian.

"Kita memang sudah tahu dan sudah mempelajari polanya sehingga kita tidak susah untuk menemukan barang buktinya disimpan di mana. Setelah menemukan makanan ringan itu langsung saja kita buka hingga ditemukan barang buktinya," jelasnya.

Diakui, Maulana jika sebelum para tersangka ditangkap berkali-kali petugas berupaya melakukan pengejaran, namun tersangka berhasil lolos, salah satu lokasi yang saat itu dijadikan tempat ringan yakni sebuah hotel dikawasan Tanah Abang.

Namun, gerak-gerik para pelaku sudah diamati dan berhasil diamankan oleh petugas disebuah hotel di kawasan Jakarta Barat. Setelah mendapati keberadaan pelaku.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved