Polisi Bongkar Bisnis Sabu dan Happy Five Bernilai Miliaran Rupiah

Seorang pengedar narkoba berinisial LC (30) ditangkap anggota Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi Bongkar Bisnis Sabu dan Happy Five Bernilai Miliaran Rupiah
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Barang bukti narkoba yang diamankan Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok dari pengedar narkoba berinisial LC (30) 

Laporan Reporter Warta Kota, Junianto Hamonangan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang pengedar narkoba berinisial LC (30) ditangkap anggota Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sejumlah barang bukti diamankan mulai dari sabu, ekstasi, happy five, dan lain-lain yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Edi Suprayitno mengatakan ada informasi peredaran narkoba di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Namun, setelah diselidiki, terjadi pergeseran tempat.

“Berkembang dari informasi tersebut kita bersama tim melakukan penyelidikan dan ada pergeseran transaksi yang awalnya di Jakarta Utara bergeser ke Jakarta Timur,” ucap Edi, Kamis (4/4/2019).

Setelah melakukan penyelidikan selama satu minggu, didapati informasi pelaku berada di kawasan Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (1/4/2019) sekira pukul 18.30 WIB.

Baca: Menhub Minta KRL Commuter Line Bisa Berangkat Setiap 3 Menit

“Ketika diamankan, yang bersangkutan sedang mengendarai roda dua. Setelah kita amankan, kita geledah, kedapatan padanya jenis narkotika ekstasi sabu dan happy five,” katanya.

Pelaku lalu diminta untuk memberitahukan tempat persembunyian. Setibanya di tempat kosan pelaku, ditemukan barang bukti sabu seberat 1,5 kilogram, happy five 200 butir, ekstasi 162 butir, putau 5 gram, dan ganja 11,95 gram.

Baca: Polisi Masih Mencari Kepala Korban Mutilasi Guru Honorer yang Mayatnya Dibuang di Blitar

“Total, keseluruhan nominal sabu mencapai Rp 2,3 miliar ditambah lain-lainnya sekitar Rp 500 juta, total Rp 2,8 miliar."

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved