Kekecewaan Penumpang KRL Bekasi soal Pemindahan Jalur Dwiganda : Harusnya Jangan Pas Hari Kerja

Ratu (24), seorang karyawan swasta yang tinggal di kawasan Kranji, Bekasi menyesalkan pengoperasian DDT dilakukan di hari kerja

Kekecewaan Penumpang KRL Bekasi soal Pemindahan Jalur Dwiganda : Harusnya Jangan Pas Hari Kerja
Tribunnews.com/Ria Anatasia
Suasana antrean KRL di Stasiun Jatinegara akibat pengoperasian double double track pada Jumat (12/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah penumpang KRL Commuter Line relasi Bekasi - Jakarta Kota mengeluhkan uji coba jalur dwi ganda atau double double track (DDT) dimulai pada hari kerja, Jumat (12/4/2019).

Pasalnya, akibat pengoperasian DDT tersebut, sejumlah perjalanan KRL sejak pagi tadi mengalami keterlambatan.

Baca: Ada Pemindahan Double Double Track, Keterlambatan KRL Diperkirakan Sampai Sabtu Besok

Ratu (24), seorang karyawan swasta yang tinggal di kawasan Kranji, Bekasi menyesalkan pengoperasian DDT dilakukan di hari kerja.

Dia menceritakan, telah berangkat dari Stasiun Kranji sekira pukul 08.00 WIB dan baru bisa turun di Stasiun Jatinegara pukul 09.30 WIB.

"Semuanya jadi telat karena keretanya ketahan lama banget. Kenapa tidak dilakukan akhir pekan Sabtu-Minggu saja sih," kata dia.

Senada dengan Ratu, Rizki (23) mengatakan, uji coba tersebut dilakukan pada hari libur kerja.

Pria yang hendak wawancara kerja di kawasan Kota itu akhirnya harus membatalkan kegiatannya.

"Terlambatnya sampai dua jam, sudah begitu berhentinya bukan di stasiun, tapi di tengah jalan Cipinang. Kita jadi tidak bisa pakai transportasi lain," jelasnya.

Menanggapi itu, VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam penyesuaian jalur DDT yang diselesaikan semalam.

Dia menjanjikan penyesuaian ini paling lambat selesai esok hari.

"(Selesai) Secepatnya. Tidak lebih dari dua hari sudah normal. Setiap hari KRL hampir 1000 perjalanan. Untuk mengutamakan keselamatan menjadi prinsip kami," kata Anne saat ditemui di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019).

"Kalau masih ada keterlambatan, kami mohon maaf tapi ini akan diperbaiki secara terus-menerus dan pola operasinya akan kami update lewat media sosial kami," tambahnya.

Baca: KRL Bekasi Gangguan, 7 Penumpang Pingsan

Dengan adanya DDT yang pada tahap awal ini telah selesai pada ruas Jatinegara-Cakung, maka operasional pada lintas tersebut akan terpisah antara KRL Jabodetabek dengan kereta jarak jauh dan kereta jenis lainnya.

Meski belum ada penambahan perjalanan, operasional KRL diantara Jatinegara-Cakung diharapkan dapat berjalan lebih lancar setelah switch over selesai.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved