Pemilu 2019

Serangan Fajar di Lubang Buaya Diduga dari Caleg DPRD DKI Petahana

Sutarlan, Ketua RW 10 mengungkapkan, dia mendapat laporan dari warga yang menyebut nama Caleg DPRD DKI yang diduga terlibat

Serangan Fajar di Lubang Buaya Diduga dari Caleg DPRD DKI Petahana
KOMPAS/ LASTI KURNIA
Demonstrasi tolak politik uang. 

Serangan Fajar Diduga Libatkan Petugas Penyelenggara Pemilu

Sutarlan, Ketua RW 10 Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur menduga ada keterlibatan penyelenggara pemilu terkait dugaan politik uang yang dilakukan caleg DPRD DKI dan seorang Caleg DPR RI di wilayahnya.

"Ada penyelenggara Pemilu yang terlibat, jadi koordinator untuk RW 10, jadi dia nerima duit dari dua Caleg ini terus dibagi-bagi lagi ke beberapa orang baru dikasih ke warga. Per orang dapat Rp 100 ribu," kata Sutarlan di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2019).

Baca: TKD Jokowi - Maruf Amin Ingatkan Prabowo soal Hasil Quick Count Pilkada DKI 2017

Namun, sejumlah penyelenggara Pemilu 2019 yang terlibat tak langsung diamankan Bawaslu Jakarta Timur karena politik uang atau serangan fajar terjadi sebelum pencoblosan dimulai.

Pentingnya tugas penyelenggara Pemilu di hari pencoblosan membuat Sutarlan, aparat gabungan, dan Bawaslu Jakarta Timur sepakat menunda pemeriksaan hingga mereka selesai bertugas.

"Kalau langsung dibawa nanti pencoblosan di beberapa TPS pasti tambah ricuh, karena mereka kan bertugas sebagai penyelenggara. Bawaslu juga sepakat enggak langsung mengamankan," ujarnya.

Meski terjadi serangan fajar yang menyasar 1.427 warga, pencoblosan di wilayah RW 10 berlangsung kondusif hingga akhir dan hasilnya kini sudah berada di tingkat Kecamatan Cipayung.

Sutarlan berharap penyelenggara Pemilu 2019 dan dua Caleg yang diduga terlibat serangan fajar segera diproses Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Jakarta Timur.

"Harapannya ya segera diproses hukum sama Gakkumdu, rencananya Gakkumdu hari ini juga mau datang lagi. Karena kasus ini kan benar-benar mencoreng RW 10, harapan saya sih secepatnya diproses," tuturnya.

Komisioner Bawaslu Jakarta Timur Bidang Hukum, Data dan Informasi, Ahmad Syarifudin juga mengatakan bahwa penyelenggara Pemilu 2019 di Kelurahan Lubang Buaya diduga terlibat serangan fajar.

Baca: Ini Penyebab Terjadinya Kericuhan saat Pemungutan Suara Pemilu di Karawaci Tangerang

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved