Hari Buruh

Aksi May Day, Massa AJI Tuntut Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis

Selain itu, mereka terlihat membawa kentongan bambu. Sambil long march, massa AJI memukul kentongan itu.

Aksi May Day, Massa AJI Tuntut Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis
Tribunnews.com/Vincentius
Polres Metro Jakarta Barat menyiagakan pasukan sebanyak 1.058 personel untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar aksi dalam peringatan hari buruh sedunia atau may day di bundaran patung kuda, Monas, Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Pantauan Tribunnews, sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan jurnalis yang tergabung dalam AJI menggelar aksi dalam peringatan May Day.

Massa AJI terlihat mengenakan topeng putih dengan cucuran warna merah pada bagian mata.

Selain itu, mereka terlihat membawa kentongan bambu. Sambil long march, massa AJI memukul kentongan itu.

Mereka juga membawa bendera kuning dengan tulisan sejumlah nama jurnalis yang meninggal akibat kekerasan.

Baca: Permudah Jual-Beli Alat Kesehatan dan Kecantikan secara Online, Kimia Farma Rilis Mediv

Baca: Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan Hari Buruh di Tennis Indoor Senayan

Massa AJI juga membentangan poster bertuliskan tuntunan terkait kesejahteraan jurnalis dan perlindungan.

Tiba di sekitar patung kuda, massa AJI membentangkan poster besar bertuliskan 'Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis'.

Aksi ini turut diikuti sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pers Kampus.

Sementara itu, perwakilan orator menyampaikan bahwa kesejahteraan dan perlindungan terhadap Jurnalis masih jauh dari harapan.

Hingga pukul 10.40 WIB, massa AJI masih melakukan aksinya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved