Breaking News:

Penjaga Lahan di Kalimalang Lihat Penyerang Bawa Senjata Api Lalu Terdengar 8 Kali Tembakan

Pelaku penyerangan terhadap penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali, Bekasi, menggunakan masker dan penutup kepala.

IST
ilustrasi 

"Saya luka di perut dan kaki karena dilempar balok dan kaca beling, ketika itu kami diancam jangan mendekat ke Bang Dani."

"Diancam pakai senjata tajam, teman kami Daniel luka tembak di paha karena berusaha mendekat," ungkap dia.

Tito menambahkan, setiap hari mereka ditugaskan menjaga lahan milik Acam bin Mendung dan M Zaelani Hamid seluas 1.700 meter persegi itu.

Ada tujuh orang yang ditugaskan mejaga lahan, selain itu mereka membuka usaha steam kendaraan dan membuat bangunan semi permanen.

"Saya baru sekitar 4 bulan, tapi Bang Dani sudah lama di situ, tugas kami menjaga saja sama buka steam," jelas dia.

TKP penyerangan terhadap penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi.
TKP penyerangan terhadap penjaga lahan di Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Terdengar 8 kali tembakan

Seingat Tito, malam itu para penyerang datang mendadak sambil menenteng senjata api.

"Mereka banyak, yang pegang senapan lebih dari satu, ada sekitar delapan kali bunyi tembakan," kata Tito.

Dalam suasana gelap gulita karena lampu sudah dimatikan penyerang, para pelaku langsung mendobrak pintu dan mengancam menggunakan senjata.

"Kita juga udah lihat abang kami Bang Dani sudah diancam, sempat dengar cekcok kalau kami tidak punya masalah apa-apa. Tapi ketika kita mau dekat ke bang Dani kami diserang," ungkap dia.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved