Seorang Pria di Penjaringan Disekap dan Dianiaya Akibat Tidak Bisa Kembalikan Uang Rp 4,5 Juta

Faridi dianiaya dan disekap, Kamis (4/7/2019) hingga Jumat (5/7/2019) atau sembilan jam di sebuah warung mi ayam di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke

Seorang Pria di Penjaringan Disekap dan Dianiaya Akibat Tidak Bisa Kembalikan Uang Rp 4,5 Juta
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Faridi (56) menjadi korban penyekapan dan penganiayaan.

Ia dianiaya dan disekap, Kamis (4/7/2019) hingga Jumat (5/7/2019) atau sembilan jam di sebuah warung mi ayam di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni menjelaskan peristiwa bermula saat korban hendak bekerja di sebuah kapal.

Korban diberi uang saku sebesar Rp 4,5 juta dari pemilik kapal.

“Tiba pada saat kapal akan berlayar, korban tidak muncul sampai kapal berangkat, dan korban baru tiba setelah kapal berangkat,” kata Armayni, Selasa (9/7/2019).

Baca: Pisau, Anting, dan Tempat Lipstik Ditemukan dari Lokasi Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Banyumas

Baca: Seorang Siswi SD di Kupang Dicabuli Teman Ibunya, Pelaku Janjikan Jaket Baru hingga Mainan

Baca: Messi dan Ronaldo Tak Masuk Daftar 10 Pemain Tercepat Sepanjang Masa

Baca: Gubuk-gubuk Liar di Banjir Kanal Barat Bakal Ditertipkan, Ini Catatan Penggusuran Gubernur Anies

Aksi Faridi yang wanprestasi membuat pemilik kapal menyuruh pelaku, Muhammad Mangku (41) mencari korban untuk meminta kembali uang yang sudah diberikan kepada korban.

Namun setelah berhasil bertemu dan menagih uang sebesar Rp 4,5 juta itu, korban tidak mampu mengembalikan dengan alasan sudah diberikan kepada keluarga di kampung.

Korban pun disekap agar keluarga yang dihubungi memberi uang tebusan.

“Pelaku lalu menyekap korban di sebuah warung mi ayam dengan cara mengikat kaki dan tangan korban dengan tali ke pagar besi dengan posisi korban duduk di atas bangku kayu,” kata Armayni.

Tidak hanya itu, selama penyekapan pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap korban dengan pipa besi.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved