Polisi Pastikan Pelaku Penyerangan Maut di Bekasi Sudah Terindentifikasi

Mengenai pengungkapan kasus itu, Dedi mengatakan sedang didalami oleh Polda Metro Jaya. Polisi saat masih melakukan pengejaran.

Polisi Pastikan Pelaku Penyerangan Maut di Bekasi Sudah Terindentifikasi
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian telah menemukan perkembangan dalam kasus penyerangan berujung maut dan korban lahan kosong samping Apartemen Metro Galaxy Park, Kota Bekasi, Jumat (21/6/2019) lalu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan pihak Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi telah mengidentifikasi pelaku. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap otak pelaku kasus tersebut.

“Polda Metro dan Restro Bekasi sudah kejar para pelaku kejadian tersebut. Sudah berhasil diidentifikasi kelompok penyerangnya,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Senin (15/7/2019).

Mengenai pengungkapan kasus itu, Dedi mengatakan sedang didalami oleh Polda Metro Jaya.

Polisi saat masih melakukan pengejaran.

"Di Polda Metro Jaya yah," tutur Dedi.

Baca: Pertemuan Jokowi-Prabowo Buktikan Pancasila Semakin Kokoh

Diberitakan sebelumnya, penyerangan maut oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terjadi di lahan kosong samping Apartemen Metro Galaxy Park, Jalan KH. Noer Alie, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (21/6/2019) malam.

Penyerangan ini mengakibatkan satu orang tewas dengan luka tembak dan lima lainnya luka-luka.

Peristiwa ini terjadi setelah sekelompok orang tidak dikenal menyerang enam orang penjaga lahan kosong di samping apartemen tersebut.

Korban tewas adalah Dani (46) akibat luka tembak di perut. Lima kawannya luka-luka.

Mereka adalah Daniel Yanwarin (luka tembak di paha kiri), Heri Kiswanto (luka bacok di lengan), Titus (luka lecet di perut), Stevanus (luka robek pada tangan kanan), dan Hendrikus (luka robek di kaki dan dagu).

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved