MA Kabulkan Uji Materi Soal Penutupan Jalan, PSI Minta Anies Segera Kelola Ulang PKL Ibu Kota

William mengajukan uji materi karena pasal tersebut bertentangan dengan pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Ang

MA Kabulkan Uji Materi Soal Penutupan Jalan, PSI Minta Anies Segera Kelola Ulang PKL Ibu Kota
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
William Aditya 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta terpilih dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya berhasil memenangkan gugatannya di Mahkamah Agung (MA) terkait uji materi pasal 25 ayat 1 Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Dalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa Gubernur DKI boleh menutup jalan atau trotoar untuk aktivitas pedagang.

William mengajukan uji materi karena pasal tersebut bertentangan dengan pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dimana dijelaskan bahwa jalan umum hanya dapat ditutup untuk alasan kegiataan keagamaan, kenegaraan, olahraga dan budaya.

Baca: SpiderMan Pisah dari Marvel, Sony Pictures: Kami Kecewa, Kami Berterima Kasih

Kini, MA telah mengabulkan uji materi yang dimohonkan William. Sehingga aturan pada pasal 25 ayat 1 tak lagi berlaku.

"Sekarang udah nggak bisa lagi. Aturan tersebut sudah dihapus. Sebenarnya jalan itu bisa ditutup seperti kegiatan olahraga, kenegaraan, tapi tidak boleh untuk pedagang. Tidak ada poin yang menyebutkan penutupan jalan diperbolehkan untuk kegiatan berdagang atau usaha lainnya," jelas William di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Dengan adanya putusan MA ini, ia berharap Anies bisa segera memberantas pihak-pihak yang mengkomersilkan fasilitas umum demi kepentingan pribadi.

Baca: Penasihat Hukum Minta Markus Nari Dibebaskan dari Dakwaan Korupsi KTP-Elektronik

Meski dalam putusan MA tak ada tenggat waktu kapan harus dilaksanakan, William berharap Pemprov DKI dapat segera memulainya. Sebab jika tidak, maka menurutnya hal itu sama saja menghina putusan MA.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD DKI terpilih lainnya dari PSI, Idrus Ahmad menjelaskan bahwa apa yang ditempuh mereka jangan dimaknai bahwa PSI anti terhadap pedagang kecil.

Baca: Daftar Penyakit yang Sering Menimpa Mercedes-Benz W124

Tapi sebaliknya, yakni demi kepentingan pejalan kaki yang selaras dengan semangat Gubernur DKI memberdayakan fasilitas bagi pejalan kaki mendapatkan haknya

"Ada hak-hak seperti pejalan kaki yang direnggut di sana," tutur Idris.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved