Pembunuh Tukang Ayam di Depok Sempat Melayat ke Rumah Korban Sebelum Ditangkap Polisi

Andi Mardiyansyah (22) pelaku pembunuhan terhadap Asbulloh (37) diketahui sempat melayat ke rumah korban sebelum ditangkap polisi.

Pembunuh Tukang Ayam di Depok Sempat Melayat ke Rumah Korban Sebelum Ditangkap Polisi
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah ketika memimpin pengungkapan kasus pembunuhan tukang ayam di Mapolresta Depok, Pancoran Mas, Jumat (30/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Andi Mardiyansyah (22) pelaku pembunuhan terhadap Asbulloh (37) diketahui sempat melayat ke rumah korban sebelum ditangkap polisi.

Asbulloh adalah tukang ayam di Pasar Timbul, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang ditemukan tewas, Rabu (28/8/2019) di area kebun pisang Jalan Pulo Mangga, Grogol, Limo, Kota Depok, sekira pukul 09.00 WIB.

Korban dibunuh Andi Mardiyansyah, Selasa (27/8/2019) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan, pelaku sempat melayat ke rumah korban pada siang hari dimana korban ditemukan meninggal pagi harinya.

Baca: Kondisi Terkini Papua Pascakerusuhan Kemarin, 9 SPBU Tutup Hingga Pengakuan Warga yang Trauma

Baca: Wiranto: Papua Barat Kondusif, Papua Masih Negosiasi Penenangan

Baca: Peneliti LIPI Kritik Revisi UU MD3 Soal Penambahan Pimpinan MPR

Baca: Polda Jatim Tetapkan Satu Lagi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian yang Picu Rusuh di Asrama Papua

“Pelaku ini sempat melayat ke rumah korbannya sekira pukul 14.00 WIB, di hari yang sama ketika korban ditemukan meninggal pagi harinya,” ujar Azis dikonfirmasi, Jumat (30/8/2019).

Selang beberapa jam kemudian, pelaku pun langsung diamankan jajaran petugas Polresta Depok di kawasan Cipedak, Jagakarsa.

“Sempat melayat pukul 14.00 WIB, ketika itu korban masih menjalani otopsi. Baru setelah itu sore harinya dia (pelaku) diamankan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, motif pelaku tega menghabisi nyawa korban lantaran terlilit masalah utang piutang.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved