Anies Baswedan Bakal Lebih Tegas Soal Aturan Pembelian Mobil Wajib Punya Garasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku bakal mengevaluasi Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi

Anies Baswedan Bakal Lebih Tegas Soal Aturan Pembelian Mobil Wajib Punya Garasi
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku bakal mengevaluasi Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi, dalam upaya untuk membatasi masyarakat membeli mobil tanpa memiliki garasi.

Apalagi, kata dia, satu faktor kemacetan Ibu Kota karena pertumbuhan kendaraan roda empat di jalanan.

"Barangkali kita memang harus review cara pandangnya, dengan sudah ada rumah begitu banyak, lalu ada di satu sisi dibebaskan orang membeli mobil, kan ketika beli mobil tidak ada persyaratan macam-macam tuh, makanya kita review disisi aturannya, bukan sisi enforcement-nya saja," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Baca: Mengaku Ditiduri dan Dicampakkan Youtuber Kondang, Bebby Fey Panen Hujatan

Menurut mantan Mendikbud ini, tidak ada aturan yang wajibkan calon pembeli mobil menyetor bukti kepemilikan garasi.

Sejumlah kendaraan terlibat antrean panjang dan cenderung padat merayap di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019). Kemacetan dari arah Jalan Sudirman menuju bundaran HI tersebut, akibat adanya penyempitan jalan terkait revitalisasi jalur pedestrian di kawasan itu. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Sejumlah kendaraan terlibat antrean panjang dan cenderung padat merayap di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019). Kemacetan dari arah Jalan Sudirman menuju bundaran HI tersebut, akibat adanya penyempitan jalan terkait revitalisasi jalur pedestrian di kawasan itu. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) (Wartakota/Angga Bhagya Nugraha)

Maka dari itu, ia mau melengkapi regulasi yang ada dalam peraturan tersebut.

"Selama ini kita enggak punya aturan kalau beli mobil misalnya itu bukan hanya punya garasi, tapi transaksinya mensyaratkan bukti punya garasi kan nggak ada tuh. Nah kita eksplore itu, yang kita harus lengkapi justru aspek aturannya," ungkap dia.

Baca: Elza Syarief Pilih Diam Saat Dilabrak Nikita Mirzani, Jadi Waspada Karena Takut Dilempar Ponsel

Katanya, jika aturan ditegakkan tanpa memperbaiki regulasi yang ada, maka ke depan malah justru menimbulkan masalah.

Untuk itu Anies enggan membuat peraturan yang berlaku surut.

Maksudnya, jangan sampai masyarakat yang sudah terlanjur punya mobil tapi di awalnya tidak memenuhi salah satu syarat, malah dijatuhi hukuman dan dianggap kepemilikannya ilegal di kemudian hari.

Baca: Pria di Wonogiri Didenda Rp 30 juta karena Ganggu Istri Orang, Bayar Lebih Bila Lewat Jatuh Tempo

"Kalau sudah dimiliki lalu kita atur sehingga dia harus melepas nanti malah masalah, karena sudah terlanjur memiliki," ucapnya.

"Ini prinsip hukum. Kalau kita buat peraturan jangan sampai peraturan itu berlaku surut. Sesuatu yang ketika dia lakukan benar. Belinya itu benar, dikemudian hari itu dianggap ilegal, problem itu," pungkas dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved