PKS Usul Pembahasan Wagub Dimasukan Dalam Tatib, DPRD DKI Menolak

"Wagub termasuk ada bagian dinamika dalam rapat Tatib, ada permintaan kalau teman-teman di fraksi nggak setuju usulan PKS," kata dia

PKS Usul Pembahasan Wagub Dimasukan Dalam Tatib, DPRD DKI Menolak
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Wakil Ketua DPRD DKI sementara, Syarif 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI mengusulkan kepada pimpinan dewan sementara untuk menyematkan agenda pembahasan pemilihan Wagub DKI dalam batang tubuh Tata Tertib yang sedang digodok.

Tapi ternyata usulan ini tak disambut baik oleh fraksi lainnya di DPRD.

Baca: Ribut-ribut Perusahaan Pelat Merah Soal Selisih Rp300 M Proyek Stadion BMW, Ini Kata Anies

Hal ini disampaikan sendiri oleh Wakil Ketua DPRD DKI sementara, Syarif.

"Wagub termasuk ada bagian dinamika dalam rapat Tatib, ada permintaan kalau teman-teman di fraksi nggak setuju usulan PKS," kata dia di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Kata dia, bila mayoritas fraksi menyampaikan keberatan terhadap usulan PKS, maka cara melanjutkan proses pemilihan Wagub DKI adalah dengan membentuk panitia khusus (pansus) baru.

"Kalau misalnya temen-teman di fraksi nggak menyetujui usulan PKS, ada kemungkinan bikin pansus lagi," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan paham DPRD DKI belum bisa lanjutkan pembahasan perihal pemilihan Wakil Gubernur DKI.

"Mereka belum selesai kelengkapan dewannya. Ketua, Wakil, Ketua Komisi tuh belum selesai," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Hal ini dikarenakan anggota dewan periode 2019-2024 yang baru dilantik pada 26 Agustus kemarin, harus lebih dulu rampungkan susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved