Kapolda Metro Ingatkan Anggota Kepolisian Tidak Arogan Kepada Masyarakat

Gatot membahas terkait kasus oknum polisi yang karena kesalahpahaman menganiaya sekuriti di Jakarta Barat.

Kapolda Metro Ingatkan Anggota Kepolisian Tidak Arogan Kepada Masyarakat
Tribunnews/Jeprima
Petugas kepolisian menilang mobil berplat nomor ganjil saat memasuki Jalan DI Panjaitan di Jakarta Timur, Selasa (10/9/2019). Petugas kepolisian mulai memberlakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara mobil yang melanggar di kawasan perluasan sistem ganjil genap. Tribunnews/Jeprima 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddi Pramono, mengimbau anggota kepolisian di wilayah Polda Metro Jaya agar tidak bersikap arogan kepada masyarakat.

"Saya ingin menyampaikan bahwa kepada pimpinan, PJU, Kapolres, Pamen yang jadi pimpinan di wilayahnya masing-masing atau yang punya staf saya mengingatkan tentang arogansi-arogansi kita," ujar Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Gatot membahas terkait kasus oknum polisi yang karena kesalahpahaman menganiaya sekuriti di Jakarta Barat. Dirinya meminta anggota Polri untuk menahan emosi.

Dirinya menyesalkan jika hal seperti itu kembali terjadi. Menurut Gatot, jika ada anggota yang memiliki masalah maka wajib diselesaikan dengan cara-cara yang baik.

Baca: Petugas Damkar Kakinya Terlindas Mobil saat Hendak Padamkan Api

Baca: Sinopsis Film Warkop DKI Reborn 3 Tayang di Bioskop Mulai Besok Kamis 12 September 2019

Baca: Jumlah Honor Elza Syarief di Acara Bareng Nikita Dikuak Hotman Paris, Melaney Buru-buru Tutup Mulut

"Kalau ada kesalahpahaman silakan diselesaikan dengan baik-baik," tegas Gatot.

"Kita melihat kemarin di Polsek Taman Sari ada anggota yang melakukan tindakan ataupun itu kesalahpahaman tapi coba tahan-tahan emosi perlu diingatkan ini, tolong diingatkan," tambah Gatot.

Gatot mengingat bahwa pada era digital ini, segala informasi akan cepat viral. Mereka meminta anggota Polri untuk menjaga etika kepada masyarakat.

"Mereka lihat polisi itu pengayom, pelindung masyarakat. Sehingga tolong sikap perilaku tindakan kita kepada masyarakat betul-betul pada norma etik," pungkas Gatot.

Seperti diketahui, sebuah video viral di media sosial. Dalam video tersebut menunjukan oknum polisi melakukan penganiayaan terhadap sekuriti di halaman parkir sebuah hotel di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Kasus ini berakhir damai antara kedua belah pihak. Kapolsek Taman Sari AKBP Ruly Indra Wijayanto menyebut tersebut saat ini telah ditangani Propam

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved