BJ Habibie Meninggal Dunia

700 Kursi Disiapkan untuk Upacara Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata

Prosesi pemakanan Habibie akan terbuka secara umum. Sehingga, masyarakat yang ingin melihat pun di persilakan.

700 Kursi Disiapkan untuk Upacara Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengangkat peti jenazah dari almarhum Presiden ke-3 RI, Prof Dr Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie, turun dari mobil jenazah setibanya di rumah duka di Jakarta, Rabu (11/10/2019). BJ Habibie meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSPAD. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) *** Local Caption *** Prof Dr Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 700 kursi akan disiapkan oleh Kementrian Sosial untuk prosesi pemakanan almarhum Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie.

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin menyampaikan, pihaknya akan menyiapkan 700 kursi untuk keluarga dan tamu yang hadir dalam proses pemakaman Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

"Kalau kursi kita siapkan sekitar 700," ujar Pepen Nazaruddin kepada wartawan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019) malam.

Baca: Ungkapan Duka Mendalam Wapres JK untuk Eyang Habibie

Selain itu, ia mengatakan prosesi pemakanan Habibie akan terbuka secara umum.

Sehingga, masyarakat yang ingin melihat pun di persilakan.

"Setiap  proses pemakaman bisa disaksikan oleh khalayak, namun karena keterbatasan space upacaranya akan di sela-sela nisan seperti itu. Tentu akan diatur oleh Paspampres agar tidak mengganggu jalannya upacara," kata Pepen.

Pepen juga menyampaikan, prosesi pemakaman Habibie akan dilangsungkan secara militer dan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Menurut konfirmasi direncanakan sekitar pukul 13.00 WIB, prosesesi tata upacara militer yang biasa dilakukan Garnisun," jelasnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved