Terduga Pencabulan Anak di Bawa Umur di Bekasi Disebut Warga Baru dan Jarang Bersosialisasi

"Belum ada setahun tinggal di sini, dia ngontrak di deket TKP (tempat kejadian perkara), asal Makassar kalau enggak salah," kata Sukin

Terduga Pencabulan Anak di Bawa Umur di Bekasi Disebut Warga Baru dan Jarang Bersosialisasi
pexels
ILUSTRASI PENCABULAN - Oknum Polisi di Tapin, Kaimantan Selatan, Diduga Cabuli Murid Silatnya selama 4 Tahun, Pelaku Ancam Korban akan Sebar Foto Tanpa Busananya 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - AR (61), terduga pelaku pencabulan disebut seorang warga baru di lingkungan kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

"Belum ada setahun tinggal di sini, dia ngontrak di deket TKP (tempat kejadian perkara), asal Makassar kalau enggak salah," kata Sukin, ketua RT setempat, Senin (16/9/2019).

 

Selama tinggal di lingkungannya, Kakek AR bisa dibilang kurang membaur dengan warga.

Dia lebih seiring di dalam kontrakan bersama istrinya yang juga sudah lanjut usia.

"Jarang sosialisasi, tinggal berdua saja sama istrinya anak-anak enggak tinggal disini udah pada berkeluarga kayanya," jelas dia.

Sukin tidak tahu secara detail pekerjaan Kakek AR.

Namun yang jelas selama tinggal di Bekasi dia tidak pernah pergi keluar beraktivitas laiknya orang bekerja.

"Kurang tahu apa pensiunan atau ditanggung anak-anaknya, yang pasti emang seperti itu aja lebih sering di dalam rumah," imbuhnya.

 Kirimi Bocah Surat Bertabur Kata Romantis, Seorang Kakek 61 Tahun Diduga Cabuli Bocah SD di Bekasi

Saat ini, rumah kontrakan yang didiami terduga pelaku masih dihuni istrinya.

Semenjak peristiwa dugaan pencabulan dan suaminya diringkus polisi, penghuni kontrakan makin tertutup dan jarang keluar.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved