Danau Miniatur Kepulauan Indonesia di TMII Mengering Akibat Kemarau Panjang

Danau miniatur kepulauan Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, mengering.

Danau Miniatur Kepulauan Indonesia di TMII Mengering Akibat Kemarau Panjang
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Susana danau miniatur kepulauan Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur yang kering akibat kemarau panjang, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Danau miniatur kepulauan Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, mengering.

Hal tersebut terjadi sebagai dampak dari kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta.

Pantauan Tribunnews.com di beberapa bagian danau terlihat kering hingga terlihat dasarnya.

Sejumlah perahu dan sepeda air bebek tidak ‎dapat beroperasi.

Baca: Warga Temukan Harta Karun Diduga Tinggalan Kerajaan Sriwijaya di Lokasi Kebakaran Hutan

Sepeda air bebek terlihat diselimuti debu dan terparkir di bibir danau seperti tidak terurus.

Tidak ada lagi pemandangan warga yang ramai bersantai, menggelar tikar untuk bercengkara dan makan bersama di sekeliling danau.

Terpantau hanya para pedagang minuman, kopi, serta mie instan yang duduk melepas lelah sambil menunggu datangnya pembeli.

Baca: Anggar Targetkan Dua Medali Emas di SEA Games Filipina 2019

Sangking keringnya, sekelompok anak berseragam sekolah berani turun ke dasar danau.

Mereka tampak asyik berlarian dan sesekali bermain lempar batu.

Susana danau miniatur kepulauan Indonesia
Susana danau miniatur kepulauan Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur yang kering akibat kemarau panjang, Jumat (4/10/2019).

Seorang penjual makanan dan minuman di sebuah kios yang letaknya tidak jauh dari danau mengamini memang danau di TMII sudah lama mengering.

"Iya sudah lama kering, sejak musim kemarau ini. Bukan cuma tahun ini, biasanya kalau musim kering ya begitu, surut," ucap penjual tersebut saat ditemui di kiosnya, Jumat (4/10/2019).

Baca: Terlabat kasus Mesum, PNS Wanita di Aceh Dihukum Cambuk

Lantaran musim kering dan cuaca yang sangat panas, penjual tersebut pun mengeluhkan pendapatannya menurun.

"Sekarang lagi sepi-sepinya, yang liburan dikit. Apalagi kemarau gini, panas dan air danau surut. Jarang yang belanja, sekarang banyak pengunjung yang memilih bawa makanan dari rumah," ujarnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved