Kepengurusan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Periode 2019-2024 Dikukuhkan

Agoes Dermawan mengatakan ABUJAPI mendatang bakal menjadi rumah besar Badan Usaha Jasa Pengamanan karena pihaknya melibatkan lintas asosiasi sebagai

Kepengurusan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Periode 2019-2024 Dikukuhkan
dok. ABUJAPI
Kepengurusan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Periode 2019-2024 Dikukuhkan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), Agoes Dermawan mengatakan ABUJAPI mendatang bakal menjadi rumah besar Badan Usaha Jasa Pengamanan karena pihaknya melibatkan lintas asosiasi sebagai dewan pembinaannya.

“Kembali saya gaungkan lagi bahwa ABUJAPI menjadi rumah besar BUJP, karena kami juga melibatkan lintas asosiasi sebagi dewan pembinaannya,” ungkap Agoes Dermawan usai melantik pengurus baru ABUJAPI periode 2019-2024 di UnionSpace GKM Green Tower Jakarta Lantai 20, Rabu (9/10/2019).

Pengurus baru ABUJAPI periode 2019-2024 dikukuhkan juga oleh Kakorbinmas Baharkam Mabes Polri Irjen Pol. Drs. Widiyarso Herry Wibowo, MH.

ABUJAPI diharapkan Agoes Dermawan bisa menjalankan fungsinya dengan maksimal, sehingga apa yang menjadi program ABUJAPI bisa berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi anggota dan para satpam.

“Kepengurusan ke depan harus menjadi ABUJAPI semakin kuat, semakin peduli dan semakin cerdas sehingga manfaatnya bisa dirasakan untuk para anggota dan para satpam umumnya," jelasnya.

Dalam kaitannya bagaimanan kontribusi usaha jasa pengamanan terhadap pembangunan nasional, Agoes menjelaskan keberadaan ABUJAPI sangat signifikan dalam pembangunan nasional, pasalnya saat ini diperkirakan ada lebih dari 1.6 juta tenaga kerja anggota satpam di Indonesia.

“Jumlah yang besar ini tentunya mempunyai pengaruh sosial ekonomis yang besar terhadap pembangunan nasional, baik sebagai obyek maupun subyek pembangunan,” ujarnya.

Agoes menambahkan. dengan asumsi 50 persen saja dari total tenaga kerja satpam, maka business turn over jasa pengamanan lebih kurang 43 Triliun rupiah per tahun, dengan kontribusi kepada penerimaan pajak APBN 2019 sebesar 4,3 Triliun rupiah per tahun atau sebesar 0.24 % nya. 

Selain itu para BUJP yang terhimpun di ABUJAPI juga menjadi peserta aktif dalam memberikan kontribusi yang signifikan kepada Badan Penyeleggara Jaminan Sosial dan Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan).

Sesuai peraturan kewajiban BUJP untuk membayarkan BPJS Ketenagakerjaan adalah sebesar 9,34 persen. Di mana BUJP 6.24 persen dan Pekerja 3 persen.

Halaman
123
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved