Polda Metro Persilakan Sekjen PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan

Argo Yuwono, mempersilakan Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (Sekjen PA) 212, Bernard Abdul Jabbar, mengajukan penangguhan penahanan.

Polda Metro Persilakan Sekjen PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Bernard Abdul Jabbar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, mempersilakan Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (Sekjen PA) 212, Bernard Abdul Jabbar, mengajukan penangguhan penahanan.

Menurut Argo, penangguhan penahanan adalah hak tersangka tanpa terkecuali.

"Namanya penangguhan itu hak dari pada tersangka, keluarga tersangka ya. Itu silakan saja mengajukan penangguhan penahanan," ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (11/10/2019).

Namun, Argo menyebut pengabulan penangguhan penahanan adalah berdasarkan pertimbangan penyidik.

Alasan Bernard mengajukan penangguhan penahanan adalah karena sakit yang diderita.
Namun menurut Argo, sejauh ini Bernard ada di dalam Rumah Tahanan Polda Metto Jaya dengan kondisi yang sehat.

"Semuanya sehat di tahanan Polda Metro Jaya yang tersangka BD (Bernard)," tutur Argo.

Sebelumnya, salah satu kuasa hukum Bernard Abdul Jabbar, Aziz Yanuar, mengatakan kliennya telah mengajukan penangguhan penahanan.

Seperti diketahui, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 13 tersangka terkait penganiayaan dan penculikan pegiat media sosial, Ninoy Karundeng.

Mereka adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, dan R. Dua orang lainnya adalah Sekjen PA 212, Bernard Abdul Jabbar dan pria berinisial F.

Sebelumnya, video diduga diculiknya Ninoy Karundeng berdurasi 2 menit 42 detik beredar di media sosial.

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved