Antipasi MRT Jakarta Jika Banjir, Pastikan Drainase Tak Tertutup Hingga Persiapan Korsleting Listrik

T MRT Jakarta menyiapkan strategi guna mengantisipasi banjir pada seluruh stasiun MRT Jakarta.

Antipasi MRT Jakarta Jika Banjir, Pastikan Drainase Tak Tertutup Hingga Persiapan Korsleting Listrik
Tribunnews/JEPRIMA
Moda Raya Transportasi atau Mass Rapid Transit (MRT) melintas diantara kendaraan pribadi di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019). MRT telah resmi beroperasi sejak pertengahan 2019, Namun operasional MRT ini dinilai belum efektif mengatasi kemacetan Jakarta disaat jam-jam tertentu. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT MRT Jakarta menyiapkan strategi guna mengantisipasi banjir pada seluruh stasiun MRT Jakarta.

"Khususnya terhadap struktur bawah tanahnya stasiun MRT Jakarta," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10/2019).

Strategi pertama, sambungnya, yakni memastikan sistem drainase beroperasi lancar.

"Yang kami lakukan adalah memastikan bahwa sistem drainase jangan ada yang tertutup di sepanjang jalur MRT," ucapnya.

Sebab, kata dia, jika sistem drainase tertutup akan mengakibatkan air hujan yang deras dapat memasuki area bagian bawah stasiun MRT.

Strategi kedua, lanjut dia, memastikan seluruh pagar besi yang berfungsi sebagai penahan air hujan beroperasi lancar.

"Kami akan punya proteksi, pagar besi ditutup sehingga air tidak akan masuk," katanya.

William pun menjamin sistem yang beroperasi di seluruh stasiun MRT Jakarta tak akan rusak kala musim hujan tiba.

"Katakanlah misalnya air masuk ke dalam stasiun, kami juga sudah punya mekanisme untuk memastikan bahwa air itu tidak merusak sistem," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved