Pelecehan Seksual Marak di KRL, PT KCI: Penumpang Jangan Takut Teriak

Imbauan tersebut menyusul ditangkapnya pelaku pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan berusia 13 tahun berinisial HN

Pelecehan Seksual Marak di KRL, PT KCI: Penumpang Jangan Takut Teriak
Serambi Indonesia/Net
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba meminta penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek jangan takut berteriak apabila merasa menjadi korban pelecehan seksual.

Imbauan tersebut menyusul ditangkapnya pelaku pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan berusia 13 tahun berinisial HN.

Baca: Kemungkinan Gerindra Merapat ke Pemerintah, Luhut: Apa Saja Bisa Terjadi

HN melakukan aksinya di dalam kereta rel listrik (KRL) relasi Angke-Bogor pada Minggu (13/10).

Pelaku ditangkap beberapa saat setelah melakukan aksinya.

"Imbauan terus dilakukan petugas juga pasti menindak jika ditemukan. Jangan takut berteriak jika ada yang mencurigakan karena dalam jam sibuk dan padat petugas kesulitan mobile. Tetap waspada," ujar Anne kepada Tribunnews, Selasa(15/10/2019).

Menurut Anne pelaku pelecehan seksual di dalam KRL KA 1766 relasi Angke – Bogor berhasil diamankan oleh Petugas keamanan Stasiun Manggarai PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sekitar pukul 14.50 WIB.

Saat KRL tiba di Stasiun Manggarai, petugas keamanan di dalam KRL berhasil mengamankan pelaku untuk selanjutnya dibawa ke pos keamanan Stasiun Manggarai untuk diinterogerasi dan pelaku mengakui pelecehan seksual tersebut.

Baca: Ali Ngabalin Komentari Penyerangan Wiranto, Sebut Beberapa Nama Lain yang Menjadi Sasaran

"Pelaku kemudian dibawa ke Petugas Resmob Polda Metro Jaya untuk melanjutkan peristiwa ini ke jalur hukum.

PT KCI kembali mengimbau kepada para pengguna jasa untuk selalu waspada dan peduli terhadap keadaan di sekitar untuk mencegah peristiwa pelecehan maupun tindak kriminal lainnya. Pengguna yang menjadi korban kami ajak untuk berani memberitahukan kepada petugas maupun pengguna lainnya agar pelaku dapat segera diamankan," ujar Anne.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved