Sandiaga Beberkan Alasan Prabowo Tawarkan Dirinya Kursi Wagub DKI

Dua partai politik pengusungnya, PKS-Gerindra saat Pilkada DKI 2017 silam, masih belum menemui titik temu terhadap sosok yang diajukan.

Sandiaga Beberkan Alasan Prabowo Tawarkan Dirinya Kursi Wagub DKI
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Sandiaga Uno 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sandiaga Uno mengungkap alasan mengapa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali menawarkan posisi Wakil Gubernur DKI kepadanya. Hal utama ialah karena lebih dari satu tahun setelah ia mundur sejak Agustus 2018 silam, kursi DKI 2 tak kunjung terisi.

Dua partai politik pengusungnya, PKS-Gerindra saat Pilkada DKI 2017 silam, masih belum menemui titik temu terhadap sosok yang diajukan.

"Karena sampai sekarang belum terisi. Dulu waktu Anies-Sandi lihat aja perjuangannya udah kayak Pilgub rasa pilpres," ungkap Sandiaga di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

Baca: Relawan Jokowi Usul 20 Oktober Jadi Hari Persaudaraan Nusantara

Baca: Heboh Akun Facebook Friska Jual Ibu Rp 10 Ribu, Polisi Kini Memburunya

Baca: Penyusunan Kabinet: NasDem Sarankan Gerindra Jadi Oposisi, Muhammadiyah Sebut Kriteria Menteri Agama

Prabowo kata Sandiaga juga merasa cukup terbebani lantaran posisi yang diraih dengan penuh perjuangan berat harus kosong berlarut-larut tanpa kepastian.

Atas hal itu, Prabowo kemudian mencoba mencari solusi atas kebuntuan tersebut dengan menawarkan kembali satu kursi kepemimpinan Ibu Kota kepada dirinya.

"Kalau Sandi diterima sama semuanya'," tutur Sandi menirukan ucapan Prabowo.

Tapi, mantan cawapres di Pilpres 2019 ini menolaknya. Ia menjelaskan kepada Prabowo, bahwa memilih kembali dirinya untuk menduduki posisi yang sudah menjadi masa lalu, akan menimbulkan preseden buruk di tengah masyarakat. Terutama di kalangan para politisi.

"Saya bilang, 'Pak ini akan mengirimkan signal yang sangat salah. Pada akhirnya kepala daerah itu coba-coba, ngambil posisi yang lebih tinggi. Kalau gagal, balik lagi," ujar Sandiaga.

"Kalau saya masuk lagi, wah komplikasinya tambah lagi, luar biasa. Pada akhirnya membuat satu preseden yang nggak baik menurut saya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, mantan wagub DKI ini mengaku langsung ditawari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk kembali jabat posisi wakil gubernur DKI Jakarta yang sempat ia tinggalkan pada Agustus 2018 silam.

Mantan Wagub DKI ini mengatakan ia beberapa kali ditanya kesediaan tersebut oleh Prabowo.

Yakni sesaat setelah sidang sengketa hasil suara Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi berakhir. Tawaran serupa juga kembali disodorkan ke Sandiaga pada Rapimnas Partai Gerindra di Hambalang, Jawa Barat pada Rabu kemarin.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved