Unjuk Rasa
Hari Sumpah Pemuda Berhias Unjuk Rasa di Jakarta, Mahasiswa & Buruh Sampaikan Tuntutan
Mahasiswa dan Buruh menyampaikan tuntutan saat melakukan unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda,Jakarta Pusat,Senin (28/10/2019).
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM – Mahasiswa dan Buruh kembali berunjuk rasa di Jakarta dan sejumlah daerah, menolak pengesahan Undang-Undang KPK dan Undang-Undang lainnya.
Unjuk rasa yang bertepatan di Hari Sumpah Pemuda ini bertajuk Gerakan Indonesia Maju, tidak hanya mahasiswa saja yang melakukan unjuk rasa, tapi juga terlihat aliansi buruh.
Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda bergerak (Ampera) berunjuk rasa di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

Mahasiswa membawa tuntutan kepada pemerintah, mulai dari revisi UU KPK, RUU Ketenagakerjaan, penanganan bencana asap, hingga reformasi agraria.
Dilihat dari siaran langsung di YouTube Kompas TV, Mahasiswa dan Buruh mengajukan beberapa tuntutan yang terdiri dari :
1. Jalankan reformasi agraris
2. Pemadaman asap di Sumatera dan Kalimanta
3. Pemberian pengobatan gratis
4. Menolak UU Pertanahan
5. Menolak UU KPK
6. Meminta Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK sebagai pengganti UU KPK
7. Menolak UU Ketenagakerjaan
Peserta unjuk rasa juga meminta menarik mundur militer dari tanah Papua, menghentikan operasi militer di Papua, dan memberikan hak demokratis kepada rakyat Papua.
Mereka menyampaikan agar Pemerintah dan pihak keamanan segera mengusut tuntas kasus penembakan mahasiswa di Kendari saat aksi mahasiswa saat unjuk rasa akhir September lalu.

Humas Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Abia Indou meminta pemerintahan Jokowi – Ma’ruf menyelesaikan permasalahan kebakaran hutan di Kalimantan, dan juga memberikan akses kesehatan bagi korban-korban akibat dampak dari asap.
Peserta unjuk rasa juga membawa berbagai tulisan untuk mendukung tuntutan yang mereka sampaikan.

Spanduk yang dibawa oleh Front Mahasiswa Nasional bertuliskan Segera akhiri asap dan selamatkan korban, akhiri produksi pertanian monopoli terbelakang berorientasi ekspor.

Mahasiswa lainnya membawa spanduk bertuliskan tinta merah, Galang persatuan pemuda bersama rakyat lawan segala kebijakan Jokowi -Maruf.

Menuntut pemadaman asap segera dilakukan, pengunjuk rasa juga membawa tulisan Padamkan api selamatkan korban asap.
Baca: Aksi Unjuk Rasa Peringatan Hari Sumpah Pemuda Diwarnai Bentrok Dua Kelompok Mahasiswa di UNM
Massa kemudian berjalan kaki menuju arah Istana Merdeka di Jalan Merdeka Barat, namun Polisi telah menutup akses ke Istana Negara dengan kawat berduri.
Massa berencana melakukan aksi di depan Istana Negara meski saat ini Presiden diketahui sedang melakukan kunjungan kerja di Papua.
Akibat dari unjuk rasa ini, Jalan Thamrin terjadi kemacetan. Kendaraan hanya diperbolehkan melintas di jalur trans Jakarta. (*)
(Tribunnews/Nuryanti)