Jamaan Majelis Rasullullah Ikuti Tabligh Akbar Maulud Nabi

Area tabligh akbar yang digelar di dalam area Monas, terdapat satu buah panggung besar.

Jamaan Majelis Rasullullah Ikuti Tabligh Akbar Maulud Nabi
WARTAKOTA
Peserta maulid Nabi Muhammad di Monas 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Ribuan warga menghadiri tabliqh akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah di area Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2019) pagi.

Para pesera sudah berdatang sejak pagi.

Pantauan, mereka yang datang dalam acara tabligh akbar dalam memperingati Maulid Nabi ini, mayoritas di antaranya mengenakan peci, sedangkan para wanitanya mengenaikan pakaian muslim tertutup.

Area tabligh akbar yang digelar di dalam area Monas, terdapat satu buah panggung besar.

Barisan paling depan diisi oleh jamaah laki-laki dan barisan paling belakang diisi oleh jamaah perempuan.

Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW Habib Nabiel Almusawa mengatakan, peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW ini merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk mengenang perjuangan Nabi untuk umat dan meneladani sifat-sifatnya.

Baca: Apa Itu Sekaten? Tradisi Keraton Solo dan Yogyakarta Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Menurut Habib Nabiel, yang juga merupakan kakak dari pendiri Majelis Rasulullah SAW almarhum Habib Munzir Almusawa mengatakan, keempat sifat Nabi Muhammad dapat dipraktikkan dalam bermuamalah, membangun ekonomi umat, maupun kehidupan sehari-hari.

"Dengan meneladani kisah hidup Rasulullah dan sifat-sifatnya, umat muslim pasti akan bersatu, memiliki karkater yang baik dan tangguh secara moral maupun ekonomi," ujar Habib Nabiel Almusawa pada keterangannya, Minggu (9/11/2019). 

Habib Nabiel menambahkan, moment Maulid Nabi juga bisa menjadi simbol pemersatu umat setelah usainya Pilpres 2019.

"Kita ingin mengajak ulama, pejabat negara dan rakyat bersatu dalam satu cinta, cinta kepada Nabi Muhamad SAW. Selain itu, kita akan berdoa untuk kebaikan bangsa," tambahnya. 

Majelis Rasulullah SAW merupakan salah satu majelis taklim terbesar di Indonesia, yang didominasi oleh para pemuda dan tidak terafiliasi dengan partai politik. Majelis Rasulullah SAW didirikan oleh almarhun Habib Munzir Almusawa pada tahun 1998. 

Acara yang digelar sejak pagi ini berakhir pada pukul 09.00 WIB, dimana mereka pun mulai membubarkan diri setelah takbligh akbar selesai digelar.

Membeludaknya jamaah yang keluar area Monas pun sempat membuat kendaraaan di sekitar Jalan Medan Merdeka Utara tersendat.

Meski begitu beberapa jamaah yang hadir pun turut serta dalam membantu pengaturan arus lalu lintas, namun karena banyaknya kendaraan roda dua yang terparkir di pinggir jalan membuat, jalur busway melintasi jalur umum hingga halte Monas depan Balai Kota Jakarta. 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved