2 Murid SD di Tangerang Selatan Ketakutan Saat Ginjalnya Dimintai Pria Misterius

Ita (32), orang tua DA (9), siswa SDN tersebut menceritakan hal itu kepada awak media saat ditemui di depan sekolah, Senin (11/11/2019).

Editor: Hasanudin Aco
Capture Youtube
Ilustrasi murid SD. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua siswa SDN Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) diminta ginjalnya oleh pria misterius saat pulang sekolah.

Ita (32), orang tua DA (9), siswa SDN tersebut menceritakan hal itu kepada awak media saat ditemui di depan sekolah, Senin (11/11/2019).

SDN Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (11/11/2019).
SDN Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (11/11/2019). (Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Anaknya pulang jalan kaki dari sekolah karena jarak yang tidak jauh dari rumah.

Tak sampai 1 kilometer dari sekolah, (DA) disamperi oleh pria tak dikenal menggunkan sepeda motor.

Mulanya pria yang dicirikan menggunakan jaket hijau khas ojek online itu dikira hendak menanyakan alamat.

Tapi malah langsung meminta siswa kelas III itu menjual ginjal.

"Anak saya ngiranya mau nanya alamat, terus tiba-tiba ngomong diminta ginjalnya."

"Dia bilang enggak, terus lari. Orangnya bawa motor Mio warna biru," ujar Ita kepada awak media.

Ita mengetahui kejadian itu dari anaknya langsung, DA, yang ketakutan.

DA sampai membanting pintu saat sampai di rumah.

Badannya gemetaran karena syok dengan permintaan yang seperti ancaman itu.

"Aku kira mau nanya alamat, terus tiba-tiba ngomong saya minta ginjalnya."

"Aku bilang enggak, terus aku lari. Orangnya bawa motor Mio warna biru," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved