Polisi Bongkar Sindikat Rekondisi Smartphone di Tangerang, Pelaku Beli Ponsel Rusak Dari Singapura

Aparat Polresta Tangerang mengungkap sindikat rekondisi smartphone ilegal di Ruko Boulevard, Blok E, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan

Polisi Bongkar Sindikat Rekondisi Smartphone di Tangerang, Pelaku Beli Ponsel Rusak Dari Singapura
Istimewa/ wartakota
Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menunjukkan barang bukti dalam jumpa pers terungkapnya sindikat rekondisi smartphone rusak dari Singapura, di Tangerang, Minggu (17/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Aparat Polresta Tangerang mengungkap sindikat rekondisi smartphone ilegal di Ruko Boulevard, Blok E, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (15/11/2019).

Dalam kasus ini polisi mengamankan 2 tersangkanya yaitu R (25) Dan WS (28).

Seorang tersangka lainnya, M, ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, para tersangka membeli smartphone jenis iPhone dalam kondisi rusak dari Singapura tanpa dilengkapi izin impor.

Baca: Seorang Ayah Tega Siksa Anaknya hingga Tewas, Terungkap Masa Lalu Pelaku

Jenis iPhone yang dibeli bermacam-macam.

Telepon genggam rusak itu, kata Ade, kemudian direkondisi dengan mengganti komponen dengan suku cadang bukan original iPhone.

"Komponen bukan original itu di antaranya earphone, charger, LCD, dan komponen kamera," kata Ade saat konferensi pers di lokasi penggrebekan, Minggu (17/11/2019).

Ade mengatakan, telepon genggam rekondisi tersebut kemudian dijual di berbagai toko online dengan nama toko Panda House dan Lin Store.

Baca: Grabwheels Renggut Korban Jiwa, Ini Negara yang Larang Otoped Listrik Keliaran

Selain itu, lanjut Ade, para tersangka juga mencetak sendiri nomor IMEI.

"Dalam sebulan, omset tersangka mencapai Rp 150 juta," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved