DPRD DKI Tolak Dana Talangan DP Rp 0 dan Pembangunan Hotel di TIM, Anies Tunggu Keputusan Berikutnya

DPRD DKI Tolak Dana Talangan DP Rp 0 dan Pembangunan Hotel di TIM, Anies Tunggu Keputusan Berikutnya

DPRD DKI Tolak Dana Talangan DP Rp 0 dan Pembangunan Hotel di TIM, Anies Tunggu Keputusan Berikutnya
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019) 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan menanggapi sikap DPRD DKI potong dana talangan subsidi rumah down payment - DP 0 Rupiah dan tolak pembangunan hotel di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu masih menunggu pembahasan selanjutnya antara Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dengan DPRD di Badan Anggaran (Banggar).

“Masih ada pembahasan lagi, karena belum sampai kepada Rancangan APBD 2020,” ujar Anies di silang Monas pada Jumat (29/11/2019) pagi.

DPRD DKI Jakarta pangkas dana talangan untuk uang muka pembelian rumah susun sederhana milik (rusunami) sebesar Rp 1,5 triliun, sehingga alokasi dana yang disetujui menjadi Rp 500 miliar.

Keputusan itu terungkap saat eksekutif dan legislatif menggelar rapat Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD 2020 pada Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) beberapa waktu lalu.

Awalnya DKI mengajukan anggaran dengan nomenklatur Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah sebagai bentuk pemberian pinjaman daerah sebesar Rp 2 triliun.

Saat rapat Badan Anggaran (Banggar) pada 25 November 2019 lalu, usulan dana itu dipangkas menjadi Rp 1 triliun.

Meski dipangkas Rp 1 triliun, keuangan daerah tetap berpotensi defisit, sehingga DPRD mengusulkan agar usulan itu dinolkan.

Sementara Pemprov DKI kekeh agar dana talangan itu tetap ada sekitar Rp 500 miliar, dan DPRD akhirnya menyetujui hal itu.

Sementara untuk pembangunan hotel di TIM, DPRD juga memangkas dana rencana revitalisasi TIM pada 2020 sebesar Rp 400 dari Rp 600 miliar, sehingga dana yang disetujui hanya Rp 200 miliar.

Baca selengkapnya>>>

Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved