Menantu Jokowi Terjun ke Politik

Menantu Jokowi Temui Prabowo, Arief Poyuono Sebut 90% Gerindra Dukung Bobby di Pilkada Medan

Menantu Joko Widodo, Bobby Nasution menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu, (28/12/2019).

Menantu Jokowi Temui Prabowo, Arief Poyuono Sebut 90% Gerindra Dukung Bobby di Pilkada Medan
ISTIMEWA/Facebook Sugiat Santoso via Tribun Jakarta
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution. 

Peluang Bobby Nasution

Bobby Nasution melakukan kunjungan ke sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumut, Jalan Mongosidi, Medan, Selasa (10/9/2019).
Bobby Nasution melakukan kunjungan ke sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumut, Jalan Mongosidi, Medan, Selasa (10/9/2019). (TRIBUN MEDAN)

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menanggapi soal pengajuan diri menantu dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution sebagai bakal calon Walikota Medan.

Dikutip dari tayangan Kompas Petang, Rabu (4/12/2019), ia mengatakan tidak dapat memastikan peluang Bobby Nasution.

"Siapa penentu utama, penentu utamanya adalah masyarakat Medan, karena partai politik termasuk PDIP akan punya dua jenis pertimbangan dalam menentukan siapa calon terpilih," ujar Qodari.

Terlebih kini sudah ada 14 orang yang mendaftarkan diri ke Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDIP Medan, termasuk petahana.

Menurut Qodari, dua pertimbangan tersebut adalah pertimbangan kuantitatif dan kualitatif.

"Pertimbangan kuantitatif itu apa, hasil survey, bagaimana elektabilitasnya, bagaimana popularitasnya, disukai masyarakat atau tidak," beber Qodari.

Qodari menilai PDIP saat ini akan mengutamakan seorang calon yang punya elektabilitas tinggi.

"Jadi kalau Pak Akhyar (Nasution, plt Walikota Medan) itu lebih tinggi atau signifikan lebih tinggi, maka Bobby akan sulit maju, karena prioritas ada pada Pak Akhyar," papar Qodari.

Berkaca pada Pilpres 2019, Qodari kemudian membandingkan peluang yang dimiliki Bobby dengan Gibran Rakabuming Raka, Putra Sulung Jokowi yang mendaftarkan diri jadi calon Wali Kota Solo.

Gibran disebut akan lebih mudah dalam menggapai elektabilitas di Kota Solo, hal ini dikarenakan rekam jejak sang ayah, Joko Widodo yang menang saat Pilpres di Kota Solo.

Namun, hal ini berbanding terbalik dengan persentase kemenangan Jokowi di Kota Medan.

Saat itu pasangan Jokowi-Maruf Amin mengalami kekalahan.

"Apalagi figur Gibran lebih populer dibanding dengan Bobby Nasution," ucap Qodari. (TribunJakarta/TribunMedan)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Menantu Jokowi Temui Prabowo, Arief Poyuono: 90 Persen Gerindra Usung Bobby Nasution Cawalkot Medan

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved