Cerita Juragan Anggap Bocah Penjual Bakpao Anak Sendiri, Ubah Perangainya Menjadi Lebih Baik

Sekalipun bos, Syifa dekat dengan semua penjual bakpaonya termasuk Tya Wati. Bocah ini dibimbing Syifa menjadi anak baik, tak lagi bicara kasar.

Cerita Juragan Anggap Bocah Penjual Bakpao Anak Sendiri, Ubah Perangainya Menjadi Lebih Baik
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Tya ditemani adiknya, Deni, menjual bakpao di sekitaran Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (3/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, KRAMAT JATI - Meski menjadi bos bakpao, Neng Syifa (33) tak pernah menjaga jarak dengan penjual bakpaonya.

Siapapun dia, semuanya sama dan selalu ia anggap sebagai saudaranya.

Tak terkecuali dengan Tya Wati (12).

Bocah ini menjual bakpao keliling di Perumahan Bulak Rantai, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Syifa sudah menganggap Tya seperti anak sendiri.

Ibu dua anak yang akrab disapa Umi ini mengetahui Tya sebagai anak yatim dan ekonomi keluarganya pas-pasan.

 Ayah Meninggal Tertabrak Kereta, Kakak Adik Ini Jualan Bakpao Keliling untuk Jajan

Umi juga paham kondisi keuangan Jasmina (33), ibu Tya, yang sehari-hari bekerja sebagai kuli pungut barang sisa di Pasar Induk Kramat Jati.

Sebelum Tya mulai berkeliling menjajakan bakpao, Umi kerap memberikannya sarapan.

"Kalau ke Tya saya sistemnya buat dulu, karena dia datangnya enggak tentu."

Siapkan Sarapan Sebelum Jualan

Editor: Y Gustaman
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved