Breaking News:

3 Orang Pelaku Penyekapan di Sebuah Kantor Ditangkap Polisi, Pelaku Disekap Seminggu

Pelaku dijerat pasal 333 dan pasal 352 KUHP tentang tindak pidana merampas kemerdekaan dan atau penganiayaan

IST
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunnews com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya baru saja menangkap tiga orang, yakni AP, JC, dan AJ terkait kasus penyekapan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan ketiganya diamankan polisi karena terbukti menyekap seorang korban berinisial MS, selama satu minggu di sebuah kantor bernama PT OHP yang berada kawasan Pulo Mas Barat, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

"Resmob PMJ telah melakukan penangkapan terhadap 3 orang tersangka pelaku tindak pidana merampas kemerdekaan dan atau penganiayaan atau penyekapan terhadap seorang korban, MS selama satu minggu di sebuah kantor," katanya, Rabu (15/1/2020).

Dalam kasus ini seseorang berinisial A, pelaku yang menghampiri korban MS di kawasan Kebon Jeruk sebelum akhirnya disekap, masih menjadi buronan polisi (DPO).

Selain itu, dikatakan Yusri Yunus, pelaku A ternyata kerap melakukan kekerasan terhadap MS mulai dari menyundut menggunakan rokok hingga memukuli si korban.

Baca: Kematian Agung Libatkan Oknum 5 Polisi Polda Sulsel Belum Juga Kelar, LBH Nilai Ada Kejanggalan

Baca: Mau Kencan ke Hotel di Karawang, Pria Ini Malah Dipukuli dan Dibakar

"Di sana si A ini melakukan tindak pidana kekerasan dengan cara menyundut rokoknya ke tangan serta memukul korban," katanya.

Setelah melakukan kekerasan terhadap MS, A pun menginstruksikan kepada ketiga pelaku yang kini telah diamankan, AP, JC, dan AJ, untuk membawa korban ke kantor PT OHP dan disekap selama satu minggu.

Kejadian ini berawal pada tanggal 7 Januari 2020, ketika korban MS bertemu dengan AP, seorang karyawan PT OHP Jakarta, untuk menyelesaikan sebuah masalah di kantor.

Namun yang terjadi adalah tiba-tiba, A (DPO) yang sengaja langsung datang ke kawasan Kebon Jeruk untuk menemui korban, MS, sebelum akhirnya dianiaya dan disekap.

Karena MS tak kunjung pulang selama satu minggu penyekapan, pihak keluarga pun segera melaporkan kepada polisi.

"Atas laporan dari keluarga korban, Tim Opsnal melakukan penangkapan terhadap 3 orang tersangka dan berhasil membebaskan seorang korban," katanya.

Yusri mengatakan kepada ketiga pelaku yang kini telah diamankan, akan diberlakukan pasal 333 dan pasal 352 KUHP tentang tindak pidana merampas kemerdekaan dan atau penganiayaan.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved