Bus Terguling di Ciater

Kesaksian Suhaebah: Bus Terguling-guling, Sempat Pingsan dan Sadar Sudah di Jalan

Satu di antara korban selamat dan luka ringan dewasa adalah Suhaebah (50). Ia mengalami hal mengerikan sebelum kecelakaan.

Kesaksian Suhaebah: Bus Terguling-guling, Sempat Pingsan dan Sadar Sudah di Jalan
Wartakota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah korban luka-luka akibat kecelakaan Bus Pariwisata di Subang, tengah di rawat di RSUD Depok, Jawa Barat, untuk dilakukan perawatan intensiv, Minggu (19/1/2020). (Warta Kota/Angga BhagyabNugraha) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Sebanyak 13 korban luka ringan akibat kecelakaan bus terguling di Subang dirawat di RSUD Kota Depok.

Rombongan di dalam bus tersebut adalah kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok.

Direktur Utama RSUD Kota Depok, Devi Mayori, mengatakan 13 pasien yang dirawat terdiri dari 10 pasien dewasa dan tiga orang anak.

"Sebanyak 13 pasien yang kami tangani, terdiri dari 10 pasien dewasa tiga anak-anak," ujar Devi dalam konferensi persnya di RSUD Kota Depok, Sawangan, Minggu (19/1/2020).

Satu di antara korban selamat dan luka ringan dewasa adalah Suhaebah (50), warga RT 02/03 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok.

Suhaebah mengalami dislokasi bahu kanan dan hanya bisa terbaring lemas di ranjang pasie.

"Ini yang sakit," kata Suhaebah singkat sambil menunjuk bahu kanannya yang sakit di RSUD Kota Depok.

Ahmadi berujar istrinya itu duduk tepat tiga kursi di belakang sopir.

"Istri saya duduk di kursi ketiga belakang sopir," ujar Ahmad pada TribunJakarta.com.

Istri Ahmad Sempat Pingsan

Editor: Y Gustaman
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved