Bus Terguling di Ciater

Sopir Sempat Cek Kondisi Ban dan Bilang Baik-baik Saja, 10 Menit Kemudian Bus Terguling

Terungkap, sopir sempat cek kondisi ban dan memastikan penumpang semuanya dalam kondisi baik. Sepuluh menit berjalan, bus terguling.

Sopir Sempat Cek Kondisi Ban dan Bilang Baik-baik Saja, 10 Menit Kemudian Bus Terguling
Fransiskus Adhiyuda
Wali Kota Depok Mohammad Idris memimpin salat jenazah 7 korban kecelakaan Bus Subang di Masjid Masjid As-Shobariah, Citayam, Depok, Jawa Barat, Minggu (19/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Sejumlah saksi mengungkapkan detik-detik sebelum bus pariwisata PO Purnama Sari terguling di Ciater, Subang, Sabtu (18/1/2020) sore.

Dalam kecelakaan ini di Turunan Palasari, Subang, Jawa Barat, sebanyak 8 orang dinyatakan meninggal dunia termasuk sopir, 32 orang luka berat dan 18 luka ringan.

Syamsudin mengaku Muniroh, kakaknya yang menjadi korban luka ringan akibat kecelakaan bus terguling, sempat bercerita.

"Kata kakak saya sebelum kecelakaan itu sopirnya sempat berhenti dan turun mengecek kondisi ban," ujar Syamsudin saat mendampingi kakaknya di RSUD Kota Depok, Sawangan, Minggu (19/1/2020).

Setelah mengecek kondisi ban sang sopir pun menjelaskan pada penumpang bahwa semuanya baik-baik saja.

Bus pun kembali melanjutkan perjalanan.

"Setelah 10 menit jalan habis sopir turun cek kondisi ban, barulah terjadi kecelakaan," ungkap Syamsudin.

"Itu pas turunan menikung ke kiri," ujar Syamsudin menjelaskan cerita Muniroh.

Akibat kecelakaan tersebut, Muniroh menderita luka sobek pada kaki kirinya.

Cerita Korban Lain

Editor: Y Gustaman
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved