Polisi Kembali Ringkus Seorang Pelaku Kasus Penjualan Orang Bermodus Kafe Esek-esek di Penjaringan

Polda Metro Jaya kembali menangkap seorang tersangka eksploitasi anak di bawah umur bermodus kafe esek-esek di Rawa Bebek, Penjaring, Jakarta Utara.

Polisi Kembali Ringkus Seorang Pelaku Kasus Penjualan Orang Bermodus Kafe Esek-esek di Penjaringan
Tribunnews.com/Lusius Genik Lendong
Pelaku eksploitasi anak ditahan di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya kembali menangkap seorang tersangka eksploitasi anak di bawah umur bermodus kafe esek-esek di Rawa Bebek, Penjaring, Jakarta Utara.

Dengan penangkapan tersebut, tersangka dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut kini menjadi 7 orang.

Satu tersangka baru tersebut berperan merekrut dan menjual anak di bawah umur kepada para tersangka yang sudah lebih dahulu diringkus.

Baca: Perempuan Indonesia Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Italia

"Perannya mencari dan menjual (ke Mami). Memang informasi ada dua pelaku. Tapi hari ini baru satu (diringkus)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Yusri menyebut, satu pelaku tersebut diringkus di kediamannya di Jakarta Utara.

Baca: Lokalisasi Rawa Bebek: Omzet Puluhan Juta dalam Semalam, Pengakuan Wakil Ketua RT, 6 Tersangka

Kini pelaku itu sudah dalam perjalanan untuk di bawa ke Ditkrimum Polda Metro Jaya.

"Tim dari Krimum sedang menjemput pelaku di kediamannya, satu lagi masih kita DPO," ungkap Yusri.

10 ABG jadi korban

Kasus perdagangan orang (human trafficing) dan eksploitasi anak di bawah umur berhasil diungkap Subdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved