Kisah Asep Warga Suku Baduy Luar Kenalkan Ponsel ke Rekan di Desa Hingga Punya Facebook

Meskipun berasal dari Suku Baduy Luar, Asep Abrar (22) kenalkan gadget ke teman seusianya di desanya.

Kisah Asep Warga Suku Baduy Luar Kenalkan Ponsel ke Rekan di Desa Hingga Punya Facebook
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Asep, suku Baduy Luar yang berjualan madu sejak belasan tahun lalu, Rabu (29/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNNEWS.COM, JATISAMPURNA - Meskipun berasal dari Suku Baduy Luar, Asep Abrar (22) kenalkan gadget ke teman seusianya di desanya.

Asep, sapaannya merupakan suku Baduy Luar yang sudah lama berpergian untuk menjual madu, lindang dan tas hasil dari desanya.

 
Sejak usianya menginjak 10 tahun, ia sudah terbiasa berjalan kaki mengelilingi Jakarta dan Bekasi bersama sang ayah, Jaka.

Tak adanya pendidikan umum dan sekolah, membuatnya mudah dan tak menerima larangan dari pihak keluarga ketika hendak berjualan.

Menurutnya, di desanya hanya ada pelajaran mengenai hal-hal yang berhubungan dengan adat yang dijelaskan oleh kepala suku.

Saat ini, terhitung sudah 12 tahun Asep berkeliling Ibu Kota.

Setiap seminggu sekali, ia pasti menemui banyak orang yang hidup di kota metropolitan.

Sehingga beberapa kebiasaannya pun di contohnya, seperti bermain gadget.

Bermula dari sering bertanya perihal benda kotak yang dimainkan, akhirnya Asep memiliki gadget pertamanya di tahun 2015 lalu.

 Beli Ponsel Pertama Seharga Rp 450 Ribu

Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved