Wedding Organizer Bodong

Pelapor Kasus Penipuan WO Pandamanda Kembali Datangi Polres Depok, Totalnya Capai 44 Orang

“Hari ini ada empat calon korban lagi yang datang, jika ditotal sudah ada 44 orang yang melapor," katanya

Pelapor Kasus Penipuan WO Pandamanda Kembali Datangi Polres Depok, Totalnya Capai 44 Orang
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Posko untuk para korban penipuan WO Pandamanda di Polres Metro Depok 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Jumlah korban penipuan wedding organizer (WO) Pandamanda mencapai puluhan.

Polisi pun menduga masih ada korban-korban lain yang belum melapor.

Untuk itu, Polres Metro Depok membuka posko untuk para korban.

Ramai diberitakan sebelumnya, korban yang saat ini mencapai lebih dari 40 orang tersbeut mengalami total kerugian miliaran rupiah dan pernikahannya pun terancam gagal.

Azis membeberkan, sejumlah alasan dibukanya posko tersebut lantaran tak menutup kemungkinan masih adanya korban yang hendak melapor.

“Kemungkinan masih ada korban-korban lainnya yang datang. Jadi Ini (posko) untuk menghitung jumlah kerugian dan data para korban,” katanya.

Azis juga mengatkan, korban yang dimaksud tak hanya berasal dari klien WO Pandamanda, melainkan juga dari pihak vendor yang ikut menjadi korban penipuan.

 “Iya vendor ini juga banyak yang belum dibayar, semisal sound system, katering, dekor dan sebagainya mereka juga mendaftar ke posko ini,” ujarnya.

Berutang ke vendor demi untung Rp 5 juta

Fakta terbaru siasat wedding organizer Pandamanda akhirnya terungkap.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved