Terowongan Silaturahmi

Yunarto Wijaya Tanggapi Rencana Jokowi Bangun Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral

Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menanggapi rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan membangun terowongan silaturahmi.

Yunarto Wijaya Tanggapi Rencana Jokowi Bangun Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral
Kompas Images
Lanskap Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, dan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014).(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO-RODERICK ADRIAN MOZES) 

TRIBUNNEWS.COM -  Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menanggapi rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan membangun terowongan silaturahmi.

Terowongan tersebut akan menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral di Jakarta.

Nantinya terowongan akan dibuat di bawah tanah dan dinamakan dengan terowongan silaturahmi.

"Tadi sudah saya setujui sekalian sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi," ujar Jokowi di Istiqlal, Jumat (7/2/2020), dilansir Kontan.co.id.

Sebagaimana diketahui, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral memang saling berhadapan dan hanya dipisahkan jalan raya.

Kedua bangunan tersebut dinilai memiliki nilai sejarah.

Menanggapi rencana pembuatan terowongan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, Yunarto Wijaya nampaknya cukup keberatan.

Tanggapan Yunarto ia ungkapkan melalui akun Twitter miliknya, @yunartowijaya, Jumat (7/2/2020).

Menurutnya, urusan toleransi bukan tentang infrastruktur simbolik.

Bagi Yunarto, penutupan rumah ibadah tidak kalah penting.

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved