Breaking News:

Solidaritas Guru untuk Tersangka Tragedi Susur Sungai, Diharapkan Mengajar Lagi, Ajukan Penangguhan

Solidaritas guru untuk tersangka tragedi susur sungai. Ajukan penangguhan penahanan. Tersangka diharapkan bisa mengajar lagi.

Dok.Pusdalops DIY, TribunJogja.com/Hasan Sakri
Kolase foto tersangka dan tragedi susur sungai 

TRIBUNNEWS.COM - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengapresiasi sikap bertanggung jawab tiga tersangka susur sungai.

Tiga tersangka kasus susur sungai kini telah mendekam di balik jeruji besi.

Mereka bertanggung jawab atas kematian 10 siswa SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Yogyakarta, saat susur Sungai Sempor, Jumat 21 Februari 2020.

Ketiga tersangka tragedi susur sungai ini berinisial IYA, R, dan DDS.

Tersangka IYA dan R merupakan guru SMP Negeri 1 Turi.

Sedangkan DDS merupakan guru pembina dari luar.

Fakta Tersangka Tragedi Susur Sungai, Tolak Penangguhan Penanganan, Keluarga Alami Perundungan
Fakta Tersangka Tragedi Susur Sungai, Tolak Penangguhan Penanganan, Keluarga Alami Perundungan (Tribun Jogja/Hasan Sakri Ghozali)

Tragedi nahas berawal ketika ratusan siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, Yogyakarta, mengikuti kegiatan susur sungai.

Mereka meregang nyawa terbawa arus saat mengikuti kegiatan susur Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta.

Warga dan tim bekerja sama melakukan evakuasi para siswa yang turut menjadi korban susur sungai.

Sebagai bentuk tanggung jawab, para tersangka ini bahkan rela kepala mereka digunduli.

HALAMAN SELANJUTNYA ======>

Berita Populer
Editor: ninda iswara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved