Virus Corona

Penjualan Masker Secara Online Juga Bakal Dipantau Tim Cyber Polri

"Nanti kita secara preventif saja dulu untuk bisa mempatroli, mengecek semua," kata Yusri kepada awak media, Selasa (3/3/2020).

Bukalapak
Harga masker di toko jual beli online. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyatakan, pihaknya akan melakukan patroli guna mengantisipasi adanya penimbunan masker di Indonesia.

Hal itu menyusul kebutuhan masker ditengah-tengah kasus virus corona.

"Nanti kita secara preventif saja dulu untuk bisa mempatroli, mengecek semua," kata Yusri kepada awak media, Selasa (3/3/2020).

Polisi, kata Yusri, juga akan menerjunkan tim cyber untuk memantau penjualan masker melalui media daring.

Pihaknya akan menyelidiki apakah ada penimbunan atau penjualan yang dilakukan secara tidak wajar.

"Memang banyak menjual dengan melalui media online ya, itu akan kita cek semua tim cyber kita akan menyelidiki semua. Kemudian kita akan mencari para pelaku yang menimbun, menyelidiki ini semua akan kita lakukan," pungkasnya.

Baca: Cara Melawan Virus Corona yang Diterapkan Singapura, Bagi Masker Gratis hingga Ada Tindakan Tegas

Seperti diberitakan sebelumnya, ‎‎Harga masker N95 masih tetap tinggi mencapai jutaan rupiah di Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Siang ini, Senin (2/3/2020), Tribunnews.com berkeliling mencoba mencari masker N95 yang harganya masih meroket.
Menyusuri lorong-lorong di Pasar Pramuka, bertanya dari satu kios ke kios lainnya.

Ternyata masker N95 masih langka.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved