Virus Corona

Disebut Risiko Terbesar Penyebaran Covid-19 di KRL, PT KCI Telah Lakukan Berbagai Upaya Pencegahan

Kereta listrik atau commuterline, disebut memiliki tingkat potensi risiko yang besar dalam penyebaran virus corona

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kereta listrik atau commuterline, disebut memiliki tingkat potensi risiko yang besar dalam penyebaran virus corona atau Covid-19

Mengenai hal tersebut, disebutkan dalam paparan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada rapat bersama protokoler penanganan penyebaran virus corona.

Dalam pemaparannya, disebutkan bahwa risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah KRL-2 atau rute Bogor-Depok-Jakarta Kota.

Menanggapi hal tersebut, VP Corporate Communications
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba, mengatakan PT KCI telah melakukan upaya antisipasi dalam mencegah penyebaran virus corona ini.

Baca: China Klaim Sudah Miliki Vaksin Corona, Bulan Depan Bisa DIpakai untuk Kondisi Darurat

Baca: Yogyakarta Siapkan 4 Rumah Sakit Rujukan Pasien Corona, Ini Rincian dan Nomor Kontaknya

Baca: Pola Makan Sehat? Jangan Lupakan Serat, Ya!

"Upaya KCI dalam mencegah penyebaran virus corona diantarnya, menyediakan lebih dari 700 botol hand sanitizer untuk 88 rangkaian kereta dan 80 stasiun," ucap Anne dalam keterangannya, Rabu (11/3/2020).

Lanjut Anne, PT KCI juga rutin membersihkan seluruh rangkaian kereta seusai beroperasi, dengan menggunakan cairan pembersih yang mengandung disinfektan dan menyiapkan pos kesehatan di 30 stasiun KRL.

Kemudian Anne juga menyebutkan, jumlah pengguna lintas Bogor-Depok menuju Jakarta Kota-Angke-Jatinegara, per harinya mencapai 546.420 pengguna atau 69% dari keseluruhan pengguna KRL.

"Meski begitu jumlah penggunanya sangatlah banyak, sebagai operator transportasi publik tentunya harus berupaya mengerahkan seluruh sumber daya agar dapat mengantisipasi peredaran virus corona," ujar Anne.

Anne juga menjelaskan, KCI melakukan upaya sosialisasi dan antisipasi dengan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1, dengan mengadakan kegiatan rail clinic di Stasiun Depok dan Bogor.

"Dalam kegiatan ini KAI mengerahkan kereta Rail Clinic yang melayani pengobatan gratis, dan cek kesehatan bagi penumpang. Serta memberikan edukasi untuk menangkal virus corona," kata Anne.

Bukan hanya itu, Anne juga menyebutkan mulai 12 Maret, tim kesehatan bersama jajaran KCI akan melakukan roadshow sosialiasi ke sejumlah stasiun untuk dalam upaya edukasi, membagikan masker, dan menjelaskan pencegahan virus corona.

"Kemudian ptugas juga akan melakukan random check suhu tubuh pengguna, di stasiun-stasiun. KCI juga selalu memberikan imbauan terkait kebersihan dan kesehatan," ujar Anne.

"Imbauan tersebut seperti tidak meludah sembarangan di stasiun ataupun kereta, menggunakan masker saat sedang sakit, menjaga kebersihan dengan mencuci tangah, serta memeriksakan diri ke pos kesehatan bila kurang sehat," lanjut Anne.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved