Virus Corona

Gubernur Anies Minta Warga Tenang, Jakarta Tidak Melakukan Lockdown

Anies meminta warganya tak panik dan menyebut Jakarta tak akan diisolasi seperti yang terjadi di beberapa kota dan negara di dunia.

Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Naswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung membuat gebrakan dengan menutup seluruh destinasi wisata yang dikelola Pemprov selama dua pekan ke depan.

Hal ini dilakukan Anies setelah pemerintah pusat mengumumkan pasien positif terinfeksi virus corona bertambah menjadi 69 orang.

Tak sampai di situ, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga membeberkan peta sebaran virus corona di wilayahnya kepada publik.

Dari data yang ditunjukan Anies, terungkap bahwa kasus virus corona, baik itu positif atau pasien dalam pengawasan (PDP) ditemukan hampir di seluruh kecamatan di Jakarta.

Namun, Anies meminta warganya tak panik dan menyebut Jakarta tak akan diisolasi seperti yang terjadi di beberapa kota dan negara di dunia.

"Tenang, Jakarta tidak melakukan lockdown," ucapnya, Jumat (13/3/2020) petang.

Meski tak akan diisolasi, Anies meminta warga Jakarta untuk mengurai aktifitas di luar ruangan dan menghindari pusat-pusat keramaian.

Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah tidak semakin meluasnya penularan virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

"Prioritaskan kegiatan di rumah dan lingkungan sekitar, kurangi kegiatan di tempat-tempat yang ramai dan sebisa mungkin membatasi interaksi dengan kerumunan," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

HALAMAN SELANJUTNYA ===========>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Editor: tribunjakarta.com
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved