Virus Corona
Inilah 13 Rute TransJakarta yang Diubah Selama 2 Pekan untuk Mengantisipasi Corona
Sebanyak 13 rute bus TransJakarta akan diubah selama dua pekan atau 14 hari, mulai Senin besok, 16 Maret 2020.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 13 rute bus TransJakarta akan diubah selama dua pekan atau 14 hari, mulai Senin besok, 16 Maret 2020.
Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (covid-19).
"PT Transportasi Jakarta mulai malam ini memberhentikan layanan AMARI (Angkutan Malam Hari) dan memberlakukan pola operasi khusus mulai besok hingga 14 hari kedepan," kata Kepala Humas TransJakarta, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan tertulisnya, Minggu malam (15/3/2020).
"Sehingga mulai malam ini TransJakarta hanya beroperasi hingga pukul 22.00 WIB," lanjutnya.
Jadwal beroperasi bus TransJakarta pun sejak pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Kedatangan bus pada masing-masing halte TransJakarta yakni 20 menit sekali.
"Ini berarti seluruh layanan non koridor (Non BRT), Royaltrans, dan Mikrotrans ditiadakan," tambahnya.
Nadia menambahkan, langkah ini dilakukan sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.
"Hal ini dilakukan dengan memberikan jarak antarindividu sejauh satu hingga dua meter dalam ruang publik transportasi seperti di halte dan di dalam bus," jelas Nadia.
"Untuk di halte TransJakarta akan memberikan marka, pelanggan harus berdiri dengan jarak yang sudah diatur," sambungnya.
Untuk di dalam bus, lanjutnya, penumpang akan dilakukan pengaturan jarak duduk sehingga meminimalisasi interaksi fisik antarpelanggan.
Petugas halte dan petugas keamanan juga membantu pengaturan duduk di dalam bus
"Diharapkan pelanggan dapat ikut seperti arahan yang ditentukan untuk kesehatan dan kenyamanan pelanggan," kata Nadia.
Sementara, pihak TransJakarta pun mengubah pola pengurusan kartu gratis.