Virus Corona

Kebijakan Anies Cegah Virus Corona: Ganjil Genap Dihentikan Hingga Imbau Resepsi Nikah Ditunda

Sejumlah kebijakan dan imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam upaya meminimalisir penyebaran virus corona

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat diwawancarai awak media, setelah perayaan HUT ke-101 Damkar, di Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus memantau perkembangan wabah virus corona di Indonesia.

Data terbaru, jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona bertambah menjadi 117 orang.

Baca: Cerita Dokter di Italia yang Kewalahan Menampung Banyaknya Pasien Positif Virus Corona

Sejumlah langkah telah diambil pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam upaya menangkal meluasnya penyebaran virus tersebut.

Di Ibu Kota sendiri, Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan telah menyampaikan beberapa kebijakan yang diambil maupun imbauan kepada warganya.

Tribunnews.com mencoba merangkum hal tersebut dari TribunJakarta.com dan Kompas.com.

Tidak meninggalkan Ibu Kota 

Anies Baswedan telah mengeluarkan sejumlah imbauan kepada warganya terkait antisipasi meluasnya penyebaran virus corona.

Salah satunya yakni meminta warga tak meninggalkan Ibu Kota selama wabah virus corona tipe 2 yang menyebabkan covid-19 menyebar.

Anies Baswedan mengatakan, anjuran untuk bekerja dan belajar di rumah jangan diartikan sebagai liburan oleh masyarakat.

"Anjuran untuk kegiatan di rumah bukan berarti masyarakat berbondong-bondong meninggalkan Jakarta untuk liburan atau untuk pulang kampung," kata Anies saat konferensi pers, Minggu  (15/3/2020), yang ditayangkan di akun Facebook Pemprov DKI.

Halaman
1234
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved