Dipicu Api Cemburu, 3 Pengamen Perempuan Keroyok Seorang Remaja Wanita Hingga Tewas di Bekasi

3 pengamen perempuan di Bekasi, Jawa Barat mengeroyok seorang remaja putri berinisial DK (17) hingga meninggal dunia.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Tersangka pengamen perempuan di Bekasi yang keroyok korban hingga meninggal. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - 3 pengamen perempuan di Bekasi, Jawa Barat mengeroyok seorang remaja putri berinisial DK (17) hingga meninggal dunia.

Kapolsek Bekasi Timur Polres Metro Bekasi Kota Kompol Sutoyo mengatakan aksi pengeroyokan terjadi di Jembatan Lampu Merah Rawa Semut, Jalan Cut Meutia, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

"Kejadian sekira pukul 15.30 WIB, korban awalnya sempat dirawat di RSUD Kota Bekasi dan dinyatakan meninggal dunia pada 15 Februari 2020," kata Sutoyo, Jumat (20/3/2020).

Baca: Pemkot Bekasi Imbau Warga Tunda Resepsi Pernikahan untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Dia menjelaskan, tersangka dalam kasus ini berjumlah 3 orang, 2 di antaranya yakni, Nur (19) dan Herlina (23) sudah berhasil diamankan.

"Satu tersangka sampai sekarang masih buron atas nama Endah," jelasnya.

Kedua tersangka kata Sutoyo, ditangkap di salah satu warnet di daerah Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020).

"Tersangka ini semuanya sempat buron karena korbannya masuk rumah sakit, mereka hidup di jalan saja muter. Kita bahkan sempat kejar sampai ke Karawang," ungkap Sutoyo.

Baca: Pedagang Nasi Bebek di Bekasi Tusuk Teman Gara-gara Ingin Pulang Kampung

Adapun motif ketiga tersangka melakukan pengeroyokan lantaran, korban diketahui sempat jalan dengan kekasih salah satu tersangka bernama Nur.

"Motif ketiga tersangka karena cemburu, tersangka Endah memberitahu bahwa pacar tersangka Nur jalan dengan korban," ujarnya.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved