Virus Corona

Banyak Dicari untuk Bahan Baku Hand Sanitizer, Harga Alkohol Naik

Kini giliran alkohol yang jadi incaran karena jadi bahan dasar pembuatan hand sanitizer dan cairan disinfektan laris diborong warga.

TRIBUN/DANY PERMANA
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan alat penyemprotan cairan disinfektan untuk membersihkan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Pemerintah telah menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran sebagai rumah sakit darurat penanganan virus COVID-19, dan tempat tersebut akan menjadi rumah isolasi bagi pasien mulai hari ini Sabtu 21 MaretT 2020. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbagai upaya ditempuh warga guna mencegah penularan virus corona Covid-19, setelah masker dan hand sanitizer yang banyak dicari hingga langka.

Kini giliran alkohol yang jadi incaran karena jadi bahan dasar pembuatan hand sanitizer dan cairan disinfektan laris diborong warga. 

Rudy Hermawan, pemilik kios Anugrah Kimia di Jalan Raya Otista mengatakan jumlah warga yang datang ke tokonya membeli alkohol melonjak tajam.

"Dari minggu lalu sudah ramai yang beli, makin ke sini jumlahnya meningkat. Katanya beli untuk campuran buat cairan disinfektan dan hand sanitizer," kata Rudy di Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2020).

Baca: BREAKING NEWS - Pasien Positif Corona di Indonesia Naik Jadi 450 Kasus

Padahal selama 14 tahun berdagang bahan-bahan Kimia tak sekalipun ada momen yang membuat pembeli datang bergerombol.

Dalam satu pekan terakhir pembeli sudah datang dan mengantre depan toko, bahkan sebelum tokonya dibuka pukul 07.00 WIB.

"Pokoknya semenjak Corona ini yang beli alkohol banyak banget. Padahal biasanya yang beli cuman pengusaha industri rumahan, sekarang campur. Orang biasa juga beli," ujarnya.

Banyaknya permintaan membuat harga alkohol ikut naik, Rudy menuturkan sejak Jumat (20/3/2020) harga per jeriken alkohol jadi Rp 35 ribu.

Naiknya harga alkohol dari yang sebelumnya Rp 29 ribu per jeriken itu disebut Rudy karena pihak distributor mulai menaikkan harga.

"Boleh tanya di toko bahan-bahan Kimia lain, sekarang malah sudah ada yang jual Rp 75 ribu per jeriken. Itu untuk kandungan alkohol 96 persen seperti yang saya jual ini," tuturnya.

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved