Desainer Ini Buat Baju Hazmat setelah Lihat Tim Medis Pakai Plastik Sampah untuk APD, Ini Kendalanya

Desainer ini buatkan baju hazmat gratis karena terenyuh lihat tenaga medis pakai APD dari plastik sampah.

Desainer Ini Buat Baju Hazmat setelah Lihat Tim Medis Pakai Plastik Sampah untuk APD, Ini Kendalanya
TribunNewsmaker.com Kolase/ AFP/ Miranda/ Dok Foto Pribadi
Baju hazmat 

TRIBUNNEWS.COM - Desainer bernama Yuliana Catharina Lionk membuatkan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis di Tanah Air.

Kisah berawal ketika Yuliana Catharina Lionk merasa terenyuh melihat para tenaga medis memakai APD seadanya.

Seperti yang diketahui, beberapa rumah sakit kini sedang kekurangan APD.

Para tenaga medis yang berjuang merawat pasien corona pun terpaksa memakai APD seadanya.

Tak sedikit yang memanfaatkan jas hujan plastik dan berbagai barang lain untuk melindungi diri ketika merawat pasien corona.

Keberadaan APD khususnya baju hazmat sendiri kini semakin langka.

 Nekat Buka Plastik, Mandikan & Kuburkan PDP Corona Tanpa APD, Keluarga yang Kontak Kini Diisolasi

 RSUD Dr Moewardi Solo Buat APD Sendiri, Modal Rp 40 Ribu, Jika Sisa akan Dikirim ke RS yang Butuh

Lionk mencoba baju APD buatannya untuk dikirimkan ke Rumah Sakit yang membutuhkan, Kamis (26/3/2020)
Lionk mencoba baju APD buatannya untuk dikirimkan ke Rumah Sakit yang membutuhkan, Kamis (26/3/2020) (Dok Pribadi)

Jika ada, harganya melonjak cukup drastis.

Beberapa selebriti, youtuber, dan selebgram pun membuka donasi untuk membantu menyediakan APD agar bisa digunakan oleh para tenaga medis.

Selain APD, beberapa alat kesehatan kini juga semakin langka dan mahal harganya.

Langkanya baju hazmat di pasaran ini membuat desainer Yuliana Catharina Lionk tergerak untuk membantu.

HALAMAN SELANJUTNYA ======>

Editor: ninda iswara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved