Virus Corona

Ibu & Ayah Meninggal karena Corona dalam Waktu 2 Hari, Adik Positif, Eva Justru Dipersulit Tes Swab

Padahal, selama sang ibu berstatus Pasien dalam Pengawasan / PDP, dirinya secara langsung berinteraksi dan mengelap tubuh ibunya.

Ibu & Ayah Meninggal karena Corona dalam Waktu 2 Hari, Adik Positif, Eva Justru Dipersulit Tes Swab
kolase Youtube Najwa Shihab/Instagram @evarahmisalama
di acara Najwa Shihab, Eva Rahmi tahan isak tangis soal kematian dan pemakaman orang tua akibat Covid-19 

TRIBUNNEWS.COM - Belum kering air mata Eva Rahmi Salama kehilangan kedua orangtuanya hanya dalam kurun waktu dua hari karena virus corona, kini ia dihadapkan pada kenyataan sang adik juga positif.

Sayangnya, upaya Eva untuk melakukan tes Swab corona justru menemui kesulitan.

Eva berulang kali ditolak melakukan tes Swab lantaran tidak menunjukkan gejala sakit.

Padahal, selama sang ibu berstatus Pasien dalam Pengawasan / PDP, dirinya secara langsung berinteraksi dan mengelap tubuh ibunya.

Tak cuma itu, beberapa kali sang ibu juga batuk di hadapannya.

 Dokter di Surabaya Sempat Positif Corona Tertular Pasien yang Tak Sengaja Bersin di Toilet

 Seorang Pasien Suspect Corona Meninggal di Ambulans setelah 3 Rumah Sakit Menolak Rawat karena Penuh

"Saya setiap hari datang saya lap-in, saya bantuin Mama juga ke kamar mandi itu awalnya.

Ternyata habis itu dokter tahu saya dilarang karena kan kalau kamar mandi harus lepas oksigen dan sedangkan Mama ternyata sesak banget emang enggak bisa lama-lama untuk dilepas.

Saya yang nyuapin Mama juga kadang suka batuk di depan saya," kata Eva saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

Setelah ibunya dirujuk ke RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Eva sempat mencoba memeriksakan apakah dirinya juga terpapar virus asal Wuhan, China ini.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved