Virus Corona

Pria Lansia di Jakarta Diduga Suspect Corona Meninggal di Ambulans Gara-gara 3 Rumah Sakit Penuh

Nyawanya tak tertolong dalam perjalanan mencari rumah sakit yang masih punya slot kosong untuk menanganinya.

Pria Lansia di Jakarta Diduga Suspect Corona Meninggal di Ambulans Gara-gara 3 Rumah Sakit Penuh
Tribunnews/Irwan Rismawan
Foto ilustrasi/Petugas mengangkat jenazah pasien virus corona atau Covid-19 yang meninggal untuk dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2020). Pemprov DKI Jakarta menyediakan dua taman pemakaman umum (TPU) untuk pasien virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra (bukan nama sebenarnya), seorang pria 60 tahun, meninggal dunia di Jakarta pada Selasa (24/3/2020) siang.

Ia tutup usia dengan status sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

Nyawanya tak tertolong dalam perjalanan mencari rumah sakit yang masih punya slot kosong untuk menanganinya.

Menurut keterangan keluarga, sudah tiga rumah sakit di Jakarta yang didatangi ketika mencari pertolongan.

Namun, seluruhnya tak bisa menerima tambahan pasien lagi.

Baca: Departemen Luar Negeri AS Perintahkan Keluarga Staf Kedubes di Bawah Umur 21 untuk Pulang

Putra tinggal di bilangan Gambir, Jakarta Pusat.

Hanya seorang pembantu tinggal dengannya di rumah tersebut.

Beberapa hari belakangan, ia mengaku mulai merasa sakit.

Namun, ia belum memeriksakan diri ke dokter.

Salah satu anggota keluarga Putra yang enggan disebutkan identitasnya berujar, baru pada Selasa (24/3/2020) pagi, Putra merasa sakitnya agak parah.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved