Cerita Dokter Tangani Pasien Covid-19, Ponsel Harus Standby hingga Terpaksa Larang Anak Masuk Kamar

Tangani pasien corona, seorang dokter mengaku sempat stres dan harus standby di ponsel. Terpaksa larang anak masuk kamar.

Kolase TribunNewsmaker- Shutterstock dan Freepik
Ilustrasi dokter dan virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang dokter spesialis paru di RSUD Soedono Madiun, dr. Bambang Sabarno, membagikan cerita perjuangannya merawat pasien corona.

dr. Bambang Sabarno mengakui bahwa dirinya sempat kewalahan saat pertama kali kasus virus corona muncul di Madiun, Jawa Timur.

Hal ini lantaran tak banyak dokter spesialis yang terlibat dalam menangani pasien virus corona.

Seperti yang diketahui, jumlah pasien yang positif terpapar Covid-19 terus bertambah.

Untuk memutus rantai penyebaran virus corona, pemerintah menerapkan social distancing.

Masyarakat diminta tetap berada di rumah dan hanya keluar dalam keadaan mendesak.

 Lihat Video Dokter Menangis Tolak Peluk Anak karena Takut Covid-19, Sudjiwo Tedjo: Mengandung Bawang

 Demi Lindungi Anak Istri Agar Virus Corona Tak Menular, Dokter Punya Cara Mudah Tapi Harus Rela

Perawat di sebuah rumah sakit di kota Milan Italia tampak kelelahan dalam pergantian shift kerja dengan rekannya.
Perawat di sebuah rumah sakit di kota Milan Italia tampak kelelahan dalam pergantian shift kerja dengan rekannya. (AFP/ Miranda)

Para tenaga medis pun kini mempertaruhkan nyawa mereka untuk merawat para pasien yang terpapar Covid-19.

Keterbatasan alat pelindung diri (APD) membuat para tenaga medis semakin khawatir ikut tertular virus corona dari pasien yang mereka rawat.

Beberapa dokter bahkan harus rela berjauhan dengan keluarga mereka termasuk anak-anak agar tak menularkan virus corona.

Begitu juga dengan apa yang dialami dr. Bambang Sabarno.

HALAMAN SELANJUTNYA =======>

Berita Populer
Editor: ninda iswara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved