Virus Corona

Sempat Layani WNA Asal Wuhan China, Pemandu Lagu di Tangsel Berfikir untuk Pensiun

Bunga masih beruntung karena negatif, tak terdeteksi virus corona di dalam tubuhnya

Istimewa
Salah satu ruang tunggu untuk cewek pemandu lagu di sebuah Karaoke di Banjarbaru yang ditemukan ketika petugas melakukan razia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Jika kelak virus corona atau Covid-19 sudah hilang dari Indonesia, Bunga (bukan nama sebenarnya) masih enggan melayani warga negara asing (WNA) berkaraoke.

Bunga (23) adalah seorang pemandu lagu di kawasan hiburan malam di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Di tempatnya bekerja, Bunga sering menemani tamu warga negara asing (WNA) asal China dan Korea.

Awal Maret 2020, saat virus corona atau Covid-19 mulai masuk Indonesia ditandai dari positifnya warga Depok, ia masih melayani seorang WNA China.

Saat itu, ia belum mengetahui banyak hal corona.

Baca: Merasa Tak Perlu Cemas Apabila Arya Laporkan Balik Kliennya, Ini Alasan Kuasa Hukum Karen Pooroe

Baca: Pertamina Salurkan Bantuan Ribuan APD untuk Petugas Medis di Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Ketika Bunga mulai menyadari bahaya virus ganas yang berasal dari Wuhan, China itu, ia langsung memeriksakan diri ke dokter, karena takut tertular.

Bunga masih beruntung karena negatif, tak terdeteksi virus corona di dalam tubuhnya.

Namun anak ke dua dari tiga bersaudara itu masih trauma. Ia kapok, jika tempatnya bekerja kembali buka, Bunga tak mau melayani WNA.

"Kapok, enggak mau lagi, kan traumanya masih ada. Kan pasti bekas-bekas dari dianya masih ada. Enggak cepat pergi, dia kan adanya dari orang luar kan, masih ada di badan dia atau gimana," ujar Bunga di Serpong, Sabtu (28/3/2020).

Bunga juga terpikir untuk pensiun dari dunia malam. Tubuhnya sudah rentan dengan alkohol.

Baca: China Mulai Batasi Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Penyebaran Corona

Baca: Dokter Tirta Minta Jakarta Ditutup karena Tingkat Kematian di Indonesia akibat Virus Corona Tinggi

"Sempat ada pikiran enggak mau balik lagi, tapi mau gimana lagi, kerja yang lain juga susah. Sebenarnya sudah enggak boleh kerja malam lagi, karena enggak kuat minum," ujarnya.

Ia pesimis, ijazah hanya lulusan SMP. Bunga seolah tak punya pilihan untuk keluar dari dunia malam.

"Sedangkan ijazah enggak sampai sekolah tinggilah. SMA saja kelas dua dikeluarin," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pemandu Lagu di Tangsel Ini Kapok Layani WNA, Trauma Corona Membayangi,

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved